Bentley Mulsanne Mengakhiri Produksi Setelah Lebih Dari Satu Dekade

Bentley Mulsanne Mengakhiri Produksi Setelah Lebih dari Satu Dekade

KabarOto.com – Perjalan Bentley Mulsanne telah mencapai batas akhirnya, setelah sekitar 1 dekade lebih dijual sebagai sedan super mewah. Selama masa peredarannya sudah tercatat sekitar 7.300 unit telah diproduksi.

Bentley Mulsanne memulai debut perdananya pada 2009 di sebuah pameran di Pebble Beach, California, Amerika Serikat. Mulsanne dikembangkan oleh Bentley di Crewe, Inggris, menawarkan berbagai kemewahan baik dari desain, material pembuatan, fitur, dan sebagainya begitu eksklusif.

Ketua dan Kepala Eksekutif Bentley, Adrian Hallmark mengatakan, “Mulsanne adalah puncak dari semua yang telah kami pelajari di Bentley selama 100 tahun pertama kami dalam memproduksi mobil-mobil mewah terbaik di dunia."

Baca Juga : Breitling Dan Bentley Chronomat, Tandai 17 Tahun Kerjasama

Selain itu Hallmark juga mengatakan bahwa Mulsanne telah menjadi ikon sejarah Bentley, sangat bangga terhadap orang-orang dibalik terciptanya mobil mewah itu. “Saya sangat bangga dengan ratusan desainer, insinyur dan pengrajin yang menghidupkan Mulsanne selama sepuluh tahun terakhir. Sekarang, ketika kita memulai perjalanan Bentley untuk menentukan masa depan melalui strategi Beyond100 kami,” ujarnya.

Sebelas tahun terakhir masa pembuatannya, sudah lebih dari 700 orang hampir menghabiskan waktu sekitar tiga juta jam untuk membuat sedan ultra mewah itu. Memproduksi bodinya pun, Mulsanne membutuhkan sekitar 42 juta titik las, dan demi membalut interior kulit mewahnya setidaknya butuh waktu lebih dari satu juta jam. Lalu habiskan 90 ribu jam memoles mobil, sebelum akhirnya melewati total lebih dari 4 juta pos quality control ketat, dan disebar kepada para pemiliknya.

Baca Juga : Honda CR-V Black Edition, Sudah Dirilis Di Jepang

Momen perpisahan pun dilakukan oleh para tim insinyur dan mekanik bersama Mulsanne edisi terakhir 6.75 Edition yang terbatas hanya 30 unit di dunia. Dalam sebuah video, masing-masing dari mereka mengutarakan kesannya selama masa produksinya.

Ini juga menandai akhir dari mesin V8 6.750 cc, yang telah diproduksi terus-menerus sejak 1959. Mesin tersebut dilengkapi dengan dua turbocharger dan menghasilkan 505 dk dan 1019 Nm. Mulsanne telah menjadi satu-satunya Bentley yang menggunakan mesin ini sejak Bentley Brooklands berhenti produksi pada 2011, karena semua model lainnya menggunakan V8 atau W12 yang berasal dari Volkswagen.

Kini Bentley Flying Spur menjadi pengisi posisi Mulsanne.