Bentley Tunda Peluncuran Mobil Listrik Pertama Mereka Hingga 2026

Bentley Tunda Peluncuran Mobil Listrik Pertama Mereka Hingga 2026 Mobil konsep listrik pertama, Bentley EXP 100 GT (foto : Bentley)

KabarOto.com – Pabrikan mobil mewah asal Inggris, Bentley baru-baru ini resmi mengumumkan penundaan peluncuran model listrik pertama mereka hingga 2026 mendatang.

Sebelumya, Bentley memiliki program baru untuk masa depan yaitu Beyond100 dengan meluncurkan model lisrik pertamnya. Pihak pabrikan telah mengeluarkan investasi hingga 2,5 miliar Poundsterling atau setara Rp 45,2 triliun.

Baca juga: Bentley Mulliner Rayakan 20 Tahun Untuk Pasar Tiogkok

Mobil listrik yang dirancang dan dikembangkan di salah satu pabrik mereka yang berlokasi di Crewe itu awalnya direncanakan meluncur pada 2025 mendatang. Tetapi, Adrian Hall Mark selaku CEO Bentley mengumumkan bahwa kendaraan listrik mereka mundur hingga 2026.

Menurutnya, penundaan itu secara teknis mundur beberapa bulan dari jadwal awal. Dan, penyebab utamanya karena masalah dengan pengembangan perangkat lunak (software) high-end electric. Pengembangan tersebut dilakukan oleh divisi perangkat lunak VW Group, Cariad yang memiliki masalah usai turunnya Herbert Diess dari pucuk pimpinan VW Group.

Baca juga: Kembangkan Mobil Otonom, Jaguar Land Rover Gandeng Nvidia

Posisinya digantikan oleh Oliver Blume selaku CEO Porsche yang mulai bertugas pada 1 September. Alhasil, proses pengembangan ikut tertunda dan dikabarkan nantinya mobil listrik dari Audi yang menggunakan Scalabe Systems Platform (SSP) juga terkena imbasnya.

Bentley Mulsanne 2022

Pada tahun 2026, Bentley elektrik akan menjadi produk tertinggi tetapi tidak menggeser posisi Mulsanne meskipun hargannya akan mirip. Satu unit Bentley elektrik dikabarkan akan dibanderol sekitar EUR250.000 atau setara Rp 3,8 miliar.

Menurut pihak pabrikan mobil mewah itu performanya akan mencapai 1,400 dk yang dapat melaju 0-100 kpj tuntas dalam 1,5 detik saja. Selain itu, pihak pabrikan juga memiliki rencana Five-in-Five untuk mengeluarkan empat model mobil listrik lainnya usai berkomitmen untuk menghentikan produksi mesin konvensional.