Bentuk Kesiapan Jasa Marga Kelola Rest Area Untuk Pemudik Arus Balik

Bentuk Kesiapan Jasa Marga Kelola Rest Area untuk Pemudik Arus Balik Jasa Marga

KabarOto.com - Memastikan kelancaran arus balik Idul Fitri 1443 H/2022 di rest area, PT Jasamarga Related Business (JMRB) yang mengelola Rest Area Travoy, bersama dengan mitra pengelola rest area lainnya di ruas jalan tol Jasa Marga Group, telah meningkatkan sejumlah pelayanan operasional di rest area.

General Manager Perencanaan dan Pengendalian Operasional PT JMRB Meta Herlina Puspitaningtyas menjelaskan, atas hasil evaluasi pada pelaksanaan arus mudik Idulfitri 1443 H/2022 kemarin.

Peningkatan pelayanan pada arus balik ini diantaranya adalah dengan menambah petugas rest area untuk membantu menunjukkan arah kepada pengunjung. Penambahan petugas juga berfungsi untuk memastikan ketersediaan parkir dan menertibkan kendaraan di area parkir.

Baca juga: Polisi Imbau Pemudik Lebaran Pulang Sebelum Atau Sesudah Puncak Arus Balik

"Hasil evaluasi kami pada arus mudik kemarin, masih banyak pengunjung yang kebingungan ketika mencari fasilitas rest area, salah satunya adalah toilet. Maka dari itu, kami menambah petugas rest area untuk mengarahkan pengunjung yang hendak menuju fasilitas tertentu. Meski begitu, kami pun telah menempatkan petunjuk arah yang jelas di titik-titik strategis," jelas Meta, sapaan akrabnya.

Selain itu, Meta juga menjelaskan, PT JMRB akan mengubah fungsi toilet pria ke wanita jika terjadi penumpukan di toilet wanita. Menurutnya, selama arus mudik kemarin, antrean cenderung terjadi di toilet wanita. Maka, beberapa toilet pria akan dialihfungsikan menjadi toilet wanita secara situasional untuk meminimalisir antrean di toilet.

Baca juga: Lewati Lebaran, Angka Pemudik Masih Merangkak Naik Dari 34,3 Menjadi 40,7 Persen

Meta menuturkan, PT JMRB telah berkoordinasi dengan PT Pertamina (Persero) untuk membatasi pembelian BBM. Hal ini dilakukan guna mengurangi antrean di SPBU yang dapat berdampak pada kepadatan di rest area.

"Kami akan membatasi pembelian BBM bagi setiap kendaraan apabila terjadi antrean panjang, untuk mengantisipasi kepadatan di SPBU. Namun, jika hal tersebut masih belum berdampak, petugas rest area akan mengarahkan pengguna jalan untuk melakukan pengisian BBM di rest area selanjutnya atau alternatif lain yaitu di jalan arteri," jelasnya.

Meta juga menambahkan, peningkatan pelayanan operasional lainnya adalah dengan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian, Mitra Pengelola Rest Area, dan Representative Office Jasa Marga untuk melakukan rekayasa buka-tutup jika rest area mengalami kepadatan atau terjadi antrean hingga main road.