BMW Bersama Produsen Ponsel Kembangkan Kunci Mobil Digital

BMW Bersama Produsen Ponsel Kembangkan Kunci Mobil Digital Fitur BMW Digital Key (BMW)

KabarOto.com - Bisa dibilang, perkembangan dunia digital dewasa ini berjalan dengan sangat cepat. Saat ini, hampir semua aktivitas manusia berhubungan dengan digitalisasi dan gadget.

Bahkan, dalam beberapa waktu ke depan, para pemilik mobil sepertinya juga tak akan membutuhkan kunci berbentuk fisik seperti yang ada saat ini.

Baca Juga: Buruan, Hanya 2 Unit Saja BMW M4 Competition Di Indonesia

Pasalnya, beberapa pabrikan mobil saat ini tengah mengembangkan "kunci digital" yang memungkinkan pemilik untuk menggunakan aplikasi ponsel cerdas, untuk mengunci dan membuka kunci mobil mereka.

Tak hanya itu, kunci digital tersebut juga disebut bisa menghidupkan mesin, tanpa perlu kunci fisik. Produsen mobil asal Jerman, BMW, sebenarnya telah memulai penggunaan fitur tersebut dengan teknologi BMW Digital Key.

Membuka pintu menggunakan ponsel pintar

Produsen lain, seperti Hyundai juga telah memiliki teknologi tersebut. Namun, fitur tersebut masih ditemui beberapa keterbatasan, seperti tidak semua ponsel bisa mengoperasikan fitur digital key.

Guna memecahkan masalah tersebut, BMW bersama sejumlah produsen otomotif serta produsen ponsel pintar seperti Apple, sepakat membentuk Car Connectivity Consortium (CCC).

Konsorsium tersebut, bertujuan untuk menetapkan standar teknologi seragam, yang diperlukan untuk meningkatkan akses kendaraan digital.

Kepala Pengembangan Sistem Akses Digital di BMW Groups, Dr Olaf Müller mengatakan, bahwa standar teknologi yang seragam, diperlukan untuk makin mempermudah penggunaan kunci digital.

Kedepan, ponsel cukup diletakkan di saku

"Fungsionalitas penuh harus tersedia di berbagai perangkat pelanggan, dari vendor yang berbeda dan terlepas dari produsen kendaraan. Karenanya, sebagian besar produsen smartphone dan produsen otomotif terkenal telah bergabung dengan konsorsium. Standardisasi adalah satu-satunya cara untuk mencapai ini," ujar Olaf.

Hasilnya adalah prototipe Digital Key Release 2.0, yang akan menggunakan teknologi komunikasi jarak dekat (NFC). Teknologi utamanya adalah penggunaan chip keamanan yang bekerja secara terpisah dari sistem operasi smartphone.

Baca Juga: Mengintip Spesifikasi Mobil Balap Listrik Hyundai Veloster N ETCR

Efeknya, chip tersebut akan tetap berfungsi walaupun baterai smartphone terlalu rendah atau malah habis sama sekali.

Ke depan, teknologi itu juga akan disempurnakan oleh Digital Key Release 3.0, yang didasarkan pada Bluetooth Low Energy (BLE) dalam kombinasi dengan ultra-wideband (UWB). .

"Ini akan menawarkan perlindungan anti pencurian maksimum dan memungkinkan lokalisasi yang tepat antara perangkat dan kendaraan," jelas Olaf.

Menariknya, ponsel tidak lagi harus didekatkan secara langsung ke handle pintu untuk membuka kunci mobil, tetapi cukup disimpan di dalam saku.

"BMW Group mengakui, sejak awal bahwa teknologi UWB akan bermanfaat dalam jangka panjang dan cocok untuk penetrasi pasar global," pungkas Olaf. Canggih juga ya!

Berita Terkait

Berita Terkait