BMW Group Perkuat Inovasi di Seri 7 Terbaru Menuju Net Zero

Kusnadi Chahyono
Kusnadi Chahyono
Kamis, 16 April 2026
BMW Group Perkuat Inovasi di Seri 7 Terbaru Menuju Net Zero

BMW i7

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Sejalan dengan strategi keberlanjutan global, BMW Group kembali melakukan lompatan signifikan melalui pengenalan inovasi produk ramah lingkungan di lini BMW Seri 7 terbaru.

Produsen mobil mewah asal Jerman ini secara sistematis mengintegrasikan teknologi baterai generasi terbaru dan peningkatan penggunaan material sekunder pada komponen krusial.

Langkah ini merupakan bagian dari pengembangan terukur untuk menerapkan pendekatan keberlanjutan yang telah teruji ke dalam model-model unggulan BMW.

Baca Juga: Kolaborasi MINI x Vagabund Ubah Countryman Jadi

Sound Stage

Fokus utama pada BMW i7 terbaru adalah penggunaan sel baterai Generasi Keenam (Gen6) yang dirancang untuk menekan emisi CO2e secara drastis pada rantai pasokan. Sel baterai ini diproduksi sepenuhnya menggunakan energi dari sumber terbarukan, termasuk pada proses pembuatan material aktif anoda dan katoda.

BMW i7 terbaru menggunakan sel baterai Generasi Keenam (Gen6)

Selain itu, produksi sel baterai ini juga mengandalkan bahan mentah sekunder untuk komponen litium, kobalt, dan nikel, yang secara kolektif mengurangi jejak karbon hingga 33 persen dibandingkan sel baterai Gen5 sebelumnya.

Tidak hanya pada sektor daya, aspek eksterior juga mendapatkan sentuhan hijau melalui penggunaan velg aluminium dengan persentase bahan daur ulang yang tinggi. Mulai tahun 2026, desain velg terpilih untuk BMW i7 akan tersedia dengan kandungan 70 persen aluminium sekunder.

Proses elektrolisis aluminium primer yang tersisa, serta proses produksi velg itu sendiri, dilakukan dengan memanfaatkan energi terbarukan untuk memastikan efisiensi sumber daya tanpa mengurangi standar kualitas ketat khas BMW.

Guna memastikan efisiensi maksimal selama masa penggunaan kendaraan, BMW Group terus menyempurnakan paket teknologi EfficientDynamics. Paket ini mengoptimalkan setiap subsistem kendaraan, mulai dari aerodinamika yang lebih aerodinamis, konstruksi ringan, hambatan gulir rendah, hingga manajemen energi secara keseluruhan.

Teknologi yang telah diterapkan sejak 2007 ini terbukti efektif dalam menekan konsumsi energi pada semua teknologi penggerak yang ditawarkan oleh BMW.

Seluruh varian BMW Seri 7 terbaru diproduksi di Pabrik BMW Group Dingolfing, Bavaria Bawah, yang kini semakin mandiri dalam hal energi. Fasilitas utama untuk mobil mewah BMW ini menggunakan 100 persen listrik eksternal dari sumber terbarukan.

Bahkan, pada akhir 2025, pabrik ini telah mengoperasikan sistem fotovoltaik atap seluas 100.000 meter persegi dengan output hampir 11 MWp, ditambah dengan pembangkit panas biomassa untuk memastikan pasokan energi panas yang ramah lingkungan.

Komitmen BMW Group terhadap Perjanjian Iklim Paris untuk mencapai target "Net Zero" selambatnya tahun 2050 tercermin dalam pendekatan holistik 360 derajat.

Penggunaan material daur ulang untuk berbagai komponen

Perusahaan telah menetapkan target ambisius berbasis sains untuk mengurangi emisi CO2e setidaknya 40 juta ton pada tahun 2030 dibandingkan dengan level tahun 2019.

Hal ini membuktikan bahwa strategi keberlanjutan bukan sekadar wacana, melainkan pilar utama yang tertanam kuat dalam strategi korporat BMW.

Baca Juga: Strategi Masa Depan Nissan: Merampingkan Model Demi Inovasi AI

Sebagai bentuk akuntabilitas, BMW Group juga menjunjung tinggi transparansi melalui laporan Vehicle Footprint yang telah divalidasi oleh lembaga inspeksi teknis Jerman, TÜV. Laporan ini memberikan rincian transparan mengenai persentase material sekunder dan emisi CO2e sepanjang siklus hidup kendaraan.

Konsumen kini dapat mengakses data jejak karbon tersebut secara publik untuk seluruh varian mesin BMW Seri 7 terbaru melalui aplikasi My BMW.

Melalui integrasi inovasi teknologi, penggunaan material daur ulang, dan proses produksi rendah emisi, BMW Seri 7 terbaru bukan hanya sekadar simbol kemewahan, tetapi juga bukti kepemimpinan BMW dalam mobilitas masa depan yang berkelanjutan.

Transformasi ini mempertegas posisi BMW Group sebagai produsen otomotif yang mampu menyelaraskan performa berkendara kelas atas dengan tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan global.

Tags:

#BMW I7 #Mobil Listrik BMW #BMW Net Zero

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan