KabarOto.com - BMW mengambil langkah tak terduga dengan membuka pemesanan sedan listrik terbaru BMW i3 lebih awal dari jadwal semula. Keputusan ini diambil setelah tingginya minat konsumen terhadap lini kendaraan listrik generasi baru BMW berbasis platform Neue Klasse.
Sebelumnya, BMW berencana membuka order i3 pada musim gugur 2026. Namun, tingginya permintaan dari calon pelanggan membuat pabrikan asal Jerman tersebut mempercepat proses pemesanan beberapa bulan lebih awal.
Baca Juga : Leapmotor Tebar 3 Model Baru, C10, C11, C16 Harga Mulai Rp330 Jutaan
Langkah ini mengikuti kesuksesan BMW iX3 generasi terbaru yang juga mencatat jumlah pemesanan jauh di atas ekspektasi perusahaan. Tentunya pihak BMW tak mau menyianyiakan hal tersebut.
Menurut laporan, BMW akan mulai menerima pesanan untuk edisi khusus “1st Edition” di pasar Jerman. Varian yang ditawarkan pada tahap awal adalah i3 50 xDrive dengan sistem penggerak semua roda (AWD).

Meski order dibuka lebih cepat, jadwal produksi kendaraan tetap berjalan sesuai rencana, yakni dimulai pada Agustus 2026 di pabrik BMW Munich. Artinya konsumen tetap harus menunggu sampai mobilnya diantara ke garasi.
i3 terbaru menjadi salah satu model paling penting dalam era elektrifikasi BMW. Mobil ini dibangun di atas platform Neue Klasse yang mengusung arsitektur 800 volt, baterai generasi baru, serta teknologi pengisian daya ultra-cepat hingga 400 kW.
Baca Juga : Komitmen Elektrifikasi, DFSK E5 Plus PHEV Siap Rilis di Indonesia
Tingginya antusiasme pasar menunjukkan bahwa strategi elektrifikasi BMW mulai membuahkan hasil. Setelah sukses dengan iX3, kehadiran i3 ini diyakini akan semakin memperkuat posisi BMW di segmen kendaraan listrik premium global.
Jika tren permintaan ini terus berlanjut, BMW berpotensi menghadapi tantangan baru berupa peningkatan kapasitas produksi untuk memenuhi pesanan pelanggan di berbagai negara.