Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

BMW Suntik Mati i4 demi Generasi i3 yang Lebih Canggih, Intip Bocorannya

Kamis, 19 Maret 2026
BMW Suntik Mati i4 demi Generasi i3 yang Lebih Canggih, Intip Bocorannya

BMW Suntik Mati i4 (Foto: BMW)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Dunia otomotif dikejutkan rencana BMW untuk menghentikan produksi sedan listrik terlaris mereka, i4. Meski telah menjadi ikon transisi energi pabrikan asal Jerman tersebut, laporan menyebut mobil akan disuntik mati pada 2027 mendatang.

Keputusan ini menandai pergeseran besar dalam strategi BMW saat perusahaan bersiap meluncurkan jajaran kendaraan listrik generasi berikutnya yang dibangun di atas platform revolusioner, Neue Klasse.

Meski demikian, keputusan untuk menghentikan produksi i4 tergolong mengejutkan, mengingat performa penjualannya cukup gemilang. Sejak diluncurkan pada 2021, mobil ramah lingkungan tersebut telah berhasil memikat hati konsumen global karena memiliki perpaduan desain khas sedan Seri 4 dan performa elektrik.

Untuk pasar Amerika Serikat, i4 mencatatkan angka penjualan hingga 23.403 unit pada 2024. Bahkan, mobil tersebut menyandang gelar sebagai model BMW M terlaris di dunia selama periode 2022 hingga 2024.

Dari sisi jantung pacu, varian tertinggi, i4 M60, mampu memuntahkan tenaga hingga 593 dk dan melesat dari 0 ke 100 km per jam hanya dalam waktu 3,6 detik. Angka ini membuatnya sejajar dengan banyak mobil sport bermesin bensin konvensional.

Meskipun i4 adalah produk kompetitif, BMW melihat perlunya lompatan teknologi lebih besar untuk menghadapi persaingan EV global yang semakin ketat. Platform Neue Klasse akan datang menawarkan keunggulan yang tidak bisa dicapai oleh arsitektur i4 saat ini.

Jochen Goller, anggota dewan direksi BMW, menjelaskan bahwa siklus hidup sebuah model adalah bagian alami dari evolusi industri.

"Jika Anda meninjau kembali sejarah 20 tahun terakhir, selalu ada model baru yang masuk dan model lama yang dipensiunkan. Saya pikir ini adalah bagian dari dinamika industri kami," ungkapnya.

Baca Juga: BMW M4 M Legacy Edition 2027 Meluncur, Edisi Spesial Rayakan 40 Tahun BMW M3

Langkah ini menegaskan bahwa BMW tidak ingin terjebak dalam kesuksesan jangka pendek dan memilih untuk berinvestasi penuh pada teknologi masa depan yang lebih efisien dan terintegrasi.

Posisi i4 nantinya tidak akan dibiarkan kosong. BMW telah menyiapkan suksesor jauh lebih canggih, yakni sedan i3 terbaru.

Berbeda dengan i4 yang berbagi platform dengan mobil bermesin bensin, i3 terbaru dirancang khusus sebagai mobil listrik murni sejak awal. Beberapa keunggulan yang ditawarkan oleh calon pengganti ini meliputi, arsitektur 800 volt, sehingga memungkinkan pengisian daya super cepat DC hingga kapasitas 400 kW, jauh melampaui kemampuan i4 saat ini.

Dengan efisiensi baterai generasi terbaru, sedan i3 diproyeksikan memiliki jarak tempuh hingga 708 km (standar EPA). Selain itu, varian seperti i3 50 xDrive diharapkan mampu menghasilkan tenaga sekitar 463 dk dengan torsi instan lebih besar.

Meski i4 akan berhenti diproduksi, nama Seri 4 kemungkinan besar tidak akan hilang sepenuhnya. Beberapa laporan internal menunjukkan bahwa BMW sedang mengembangkan generasi baru Seri 4 yang akan tetap menawarkan opsi mesin pembakaran internal (ICE) bersama dengan varian listrik murni lebih modern.

Baca Juga: Banyak Diabaikan Pengemudi, Ini 5 Teknik Berkendara Aman Menurut BMW Driver Trainer

Bagi penggemar dan kolektor, periode antara saat ini hingga 2027 menjadi kesempatan terakhir untuk meminang i4, sebuah mobil yang akan dikenang sebagai pionir dan membuktikan bahwa BMW tetap bisa menghadirkan karakter berkendara emosional meskipun tanpa suara mesin menderu.

Tags:

#BMW I4 #BMW I3 Neue Klasse #BMW I3
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan