KabarOto.com - Melanjutkan kesuksesan perjalanan lebih dari lima dekade, BMW secara resmi meluncurkan BMW i3 serba listrik bersama lini BMW Seri 3 generasi terbaru berbasis arsitektur Neue Klasse.
Merek otomotif mewah asal Jerman ini menghadirkan lompatan teknologi signifikan yang memadukan karakter berkendara sporty khas BMW dengan inovasi elektrifikasi dan digitalisasi modern.
Generasi anyar BMW Seri 3 mengusung pendekatan terbuka terhadap teknologi (technology-open approach). Selain varian listrik murni (Battery Electric Vehicle / BEV), BMW tetap menyediakan pilihan mesin bensin berefisiensi tinggi dengan teknologi 48V mild hybrid, varian performa BMW M350 xDrive, serta varian Plug-in Hybrid (PHEV) yang akan melengkapi portofolio mulai tahun depan.
Baca Juga: Begini Konsep Baru Diler dan Pelayanan Suzuki Indonesia
Bahasa Desain Modern Neue Klasse dan Interior Futuristik
Tampilan luar BMW Seri 3 dan BMW i3 mengadopsi bahasa desain Neue Klasse dengan proporsi sedan sporty 2.5-box. Ciri khasnya terlihat dari wheelbase yang lebih panjang, overhang pendek, gagang pintu rata (flush door handles), serta integrasi lampu depan ganda dan grille ginjal khas BMW yang menyatu secara futuristik. Khusus pada model M Performance, terpasang M Yellow Lights bergaya mobil balap.
Masuk ke bagian kabin, konsep minimalis Neue Klasse menawarkan sistem antarmuka BMW Panoramic iDrive yang didukung sistem operasi BMW Operating System X.
Dashboard kendaraan dilengkapi dengan empat elemen utama: BMW Panoramic Vision yang memproyeksikan informasi di sepanjang batas kaca depan, BMW 3D Head-Up Display, Central Display berukuran 17,9 inci yang miring ke arah pengemudi, serta roda kemudi multifungsi berdesain baru.
Kabin kendaraan dibuat makin lapang berkat panoramic sunroof berdaya tahan iklim, ditopang pilihan sistem tata suara audio premium Harman Kardon, kursi berfitur penyetelan elektrik, serta integrasi teknologi AI Amazon Alexa+ pada BMW Intelligent Personal Assistant untuk interaksi suara yang lebih intuitif.
Performa Listrik BMW i3: Jarak Tempuh 912 Km dan Pengisian Daya 400 kW
Sebagai model Neue Klasse murni, BMW i3 dibekali teknologi eDrive generasi keenam (Gen6) yang mengadopsi baterai sel silinder tegangan tinggi 800V. Varian tertinggi BMW i3 50 xDrive mengusung dua motor listrik penggerak semua roda yang menghasilkan tenaga total 345 kW setara 469 daya kuda (dk) dan torsi puncak 645 Nm.
Mobil ini sanggup melaju dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu 4,7 detik. Dibekali baterai berkapasitas 108,7 kWh, BMW i3 50 xDrive mampu menempuh jarak fantastis hingga 912 km berdasarkan pengujian WLTP.
Dukungan pengisian daya cepat DC hingga 400 kW memungkinkan penambahan daya untuk jarak tempuh 423 km hanya dalam waktu 10 menit. Sementara itu, varian BMW i3 40 xDrive bertenaga 374 dk (275 kW) dengan baterai 82,8 kWh menawarkan jarak tempuh hingga 710 km.
Baca Juga: VW Siapkan Recall Besar, Hampir 4 Juta Mobil Global Terdampak
BMW M350 xDrive: Flagship Mesin Bensin dengan Fitur Drift Moment
Bagi pecinta mesin pembakaran internal (ICE), varian flagship BMW M350 xDrive hadir membawa mesin bensin 3.000 cc (3.0L) 6-silinder segaris BMW TwinPower Turbo yang dipadukan dengan sistem 48V mild hybrid.
Kombinasi ini mampu meletupkan daya hingga 443 dk (326 kW), memungkinkannya melesat dari 0 ke 100 km/jam hanya dalam 4,1 detik dengan kecepatan maksimum dibatasi 250 km/jam.
Daya tarik utama pada BMW M350 xDrive adalah hadirnya fitur baru bernama Drift Moment. Fitur ini memungkinkan pengemudi mengalihkan seluruh penyaluran tenaga mesin secara khusus ke roda belakang saja untuk sensasi drifting presisi.
Pengendalian mobil listrik i3 juga didukung komputer berkinerja tinggi bernama Heart of Joy yang mengintegrasikan seluruh kontrol dinamika berkendara 10 kali lebih cepat dari sistem terdahulu.
Produksi BMW i3 listrik murni akan dipusatkan di pabrik utama BMW Group Plant Munich di Jerman, sementara lini BMW Seri 3 bermesin pembakaran internal akan dirakit di pabrik BMW Group Plant Dingolfing, Bavaria.