Builder Indonesia Riding Di Landmark Populer Amerika

Builder Indonesia Riding di Landmark Populer Amerika

KabarOto.com - Hampir dua pekan berada di Amerika, tim Suryanation Motorland, masih punya destinasi menarik guna menginspirasi builder Indonesia. Sekaligus menghibur kekecewaan dibatalkannya Mama Tried Motorcycle Show 2020, meski motornya sudah terpajang rapi.

Destinasi kali ini adalah bertandang ke markas seniman motor custom Chabott Engineering dan Powerplant Motorcycles. Keduanya berada di Los Angeles dengan segmen konsumen berbeda dan selera berbeda.

Chabott Engineering yang dibangun pada 2006 untuk bertemu dengan pendirinya, Shinya Kimura. Shinya merupakan salah satu builder asal Jepang yang kemudian mulai merintis usaha workshop-nya di Amerika Serikat. Tim Suryanation Motorland berkesempatan berdikusi dengan Shinya.

Baca juga: Ini Mobil Yang Seharusnya Digunakan Dominic Toretto di The Fast And The Furious

"Sebagai builder, kita harus yakin dengan kemampuan dan karya yang kita buat. Konsistensi terhadap kualitas juga merupakan salah satu kunci yang paling terpenting untuk bertahan di industri ini," ujar Shinya.



Adapun pemilik butik motor yang berada di 7416 Melrose Ave, Los Angeles ini menegaskan jenuh dengan kuantitas motor fabrikasi. Sehingga mencoba mencari jati diri membuat motor yang berbeda dari lainnya. Wajar saja bila setiap tahun dirinya hanya membuat satu motor.

“Bertemu Shinya Kimura merupakan kesempatan langka. Kami berdiskusi mengenai dunia custom, dedikasinya, dan karya-karyanya yang keren. Saya dapat banyak pelajaran berharga darinya,” kata Lufti Ardika, pemenang Suryanation Motorland Battle Surabaya.



Setelah berkunjung ke Chabbott Engineering, kali ini tim Suryanation Motorland mendatangi Powerplant Motorcycles workshop yang dirintis oleh Yaniv Evan sejak 2002. Motor garapannya banyak dipengaruhi oleh kultur hot rod dan dunia penerbangan. Yaniv mencoba membuat segala part untuk motor dengan tangannya sendiri (hand-made), mulai dari frame, sistem rem, sampai part mesinnya.

Komang Gede Santana bahkan sempat diajak Yaniv untuk riding di sekitar workshop sekaligus mencoba motor buatannya. “Seru sekali bisa mencoba motor garapan Yaniv yang sangat rapi dan detail ini. Ia bahkan membuat sendiri sebagian besar part untuk motornya. Kali ini saya banyak belajar mengenai teknik yang ia gunakan sehingga bisa membantu saya dalam membuat motor setelah kembali ke Indonesia,” ujar Komang Gede Santana Putra.



Perjalanan tim Surnayation Motorland sampai di hari terakhir. Mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk menjelajah kota Los Angeles dengan riding. Touring epik ini dimulai di EagleRider setelah mendengarkan briefing yang dilakukan oleh Bucek selaku road captain tim riding Suryanation Motorland di Amerika Serikat, tentang safety riding dan rute yang akan dilewati.

Baca juga: Honda Kembangkan Rangka Baru dan Mematenkannya



Setelah mampir sebentar di landmark populer, yaitu Hollywood Sign, mereka melewati Mulholland Drive yang menyajikan pemandangan menakjubkan. Tim Suryanation Motorland bisa melihat Los Angeles Basin dan San Francisco Valley dari jalan tersebut. Tak ketinggalan rumah-rumah mewah yang berjejer di sepanjang jalan, beberapa di antaranya milik selebrita Hollywood.



Pemberhentian selanjutnya adalah Neptune’s Net, sebuah restauran seafood bersejarah yang dibangun pada 1956 oleh pensiunan astronot NASA, Eastman Jacobs. Tempat makan siang tim Suryanation Motorland ini pernah menjadi lokasi pengambilan gambar beberapa film seperti Point Break, Fast and Furious, dan Iron Man 3. Setelah kenyang, mereka kembali ke EagleRider dengan jalur berbeda. Kali ini mereka melewati Pacific Coast Highway dan Santa Monica Pier yang legendaris. “Buat saya, perjalanan ini sangat berkesan. Tidak semua orang mendapatkan kesempatan langka ini,” aku Budi Kurniawan, pemenang Suryanation Motorland Battle Medan.



“Salah satu misi Suryanation Motorland adalah mendukung para builder Indonesia dan memperkaya custom scene di tanah air. Diharapkan rangkaian perjalanan ke Amerika Serikat ini bisa menambah inspirasi builder Indonesia yang diwakili oleh para pemenang Suryanation Motorland Battle 2019,” tutup Rizky Dwianto, Suryanation Motorland Committee.