Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Daihatsu Siap Jual Mobil Listrik di Indonesia, Namun ada Syaratnya

Kamis, 27 Mei 2021
Daihatsu Siap Jual Mobil Listrik di Indonesia, Namun ada Syaratnya

Mobil listrik dan charging station Toyota

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Mobil listrik, kendaraan ramah lingkungan yang sedang dikembangkan oleh pemerintah Indonesia. Masyarakat pun mulai menggunakan mobil listrik yang dinilai lebih eifien, tanpa menggunakan bahan bakar minyak.

Hal itu menarik sejumlah Agen pemegang Merek (APM) dari berbagai negara, salah satunya Jepang. Mereka mulai melakukan riset untuk mengembangkan kendaraan listrik yang cocok untuk karakteristik masyarakat Indonesia.

Baca juga: Gunakan Pabrik Daihatsu, Tapi Produksi Toyota Raize Lebih Banyak Dari Daihatsu Rocky

Salah satunya Daihatsu, yang juga ingin bermain di kendaraan ramah lingkungan. Meski dikenal dengan produsen yang menghadirkan kendaraan menengah ke bawah, namun persuahaan ini sangat konsisten untuk mendukung kebijakan pemerintah.

Marketing Director dan Corporate Planning and Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Amelia Tjandra menuturkan, untuk menghadirkan mobil listrik, pihaknya tergantung dari hasil survei.

Mobil listrik Toyota

"Daihatsu bagian dari Toyota Group tentu akan ikuti tren terbaru. Pada dasarnya bisnis otomotif harus ada demand dan supply," terang Amel, Selasa (25/05). Karena, untuk menghadirkan kendaraan baru, berbagai fasilitas harus tersedia, termasuk harus ada charging station.

Permasalahannya, saat ini banyak orang yang masih takut menggunakan mobil listrik, bagaimana pengecasan jika baterai habis di tengah jalan. Menurut Amelia, berdasarkan survei masyarakat masih bingung jika permasalahan tadi timbul.

"Kami survei awareness terhadap mobil listrik memang meningkat, kebanyakan orang masih takut karena kondisi jalan di Indonesia dianggap belum sesuai terutama musim hujan," tambah Amel lagi. Menurutnya, beberapa orang takut kesetrum.

Baca juga: Prospek Daihatsu Rocky Mencapai 6.000, Terealisasi Hanya 1.168 SPK

Amel pun tak menampik dan mencermati jika memang ada permintaan, Daihatsu akan menyuplai. Namun, jika permintaan belum ada, Daihatsu akan mengikuti kondisi yang berkembang.

Dia juga menuturkan, jika Toyota menyatakan membangun charging station butuh waktu, termasuk edukasi masyarakat. "Maunya hybrid dulu. Karena masih pakai mesin bakar. Toyota menyatakan, tidak bisa direct langsung," tutup Amelia.

Tags:

#PT Astra Daihatsu Motor #Daihatsu Altis #Daihatsu Tanto
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Bimo Hariyadi

Lulusan Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta yang memiliki pengalaman di bidang jurnalistik. Karier dimulai sebagai jurnalis dengan fokus pada peliputan, riset, verifikasi data, serta penyusunan berita yang akurat, berimbang, dan sesuai kaidah jurnalistik. Saat ini aktif sebagai penulis otomotif, menghasilkan berbagai artikel, ulasan kendaraan, berita industri, serta konten informatif yang mengedepankan akurasi data dan kemudahan dipahami oleh pembaca. Pengalaman di dunia jurnalistik menjadi fondasi dalam menyajikan informasi yang kredibel dan relevan. Menguasai pengelolaan media sosial, mulai dari perencanaan konten, penulisan caption, hingga penyesuaian strategi komunikasi di berbagai platform digital. Kemampuan itu didukung oleh pemahaman terhadap tren media digital dan kebutuhan audiens, sehingga mampu menghasilkan konten yang informatif, menarik, dan memiliki nilai kuat.
Show More
Follow Me

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan