Dianggap Terlalu Silau, Lampu LED Bisa Sebabkan Kecelakaan

Dianggap Terlalu Silau, Lampu LED Bisa Sebabkan Kecelakaan Headlight KIA K900 (BGR)

KabarOto.com – Saat ini penggunaan lampu utama pada sembuah mobil mulai memasuki era baru. Kita ingat beberapa dekade lalu rasanya hampir semua mobil menggunakan teknologi lampu halogen, lalu perlahan beralih ke xenon. Saat ini, sebagian pabrikan mulai menggunakan teknologi terbaru, dengan LED.

Sayangnya, lampu LED yang digunakan beberapa mobil modern keluaran terbaru dinilai terlalu terang dan silau, sehingga mengganggu pengguna jalan lainnya dan dikhawatirkan dapat menyebabkan kecelakaan.

Berdasarkan survei yang dilakukan RAC, badan terkait otomotif di Inggris, seperti dikutip dari Telegraph, Senin (16/4/2018), sebanyak 15% pengemudi mengalami situasi hampir tabrakan karena silaunya lampu LED dari kendaraan lain.

Lampu dengan tekonologi LED, saat ini sedang jadi primadona di kendaraan-kendaraan baru karena menawarkan cahaya yang lebih terang, dan menjadikan penampilan mobil semakin mewah.

"Lampu LED lebih terkonsentrasi dan terpancar langsung. Dibandingkan dengan lampu halogen yang lebih berkilau dan memanjang, lampu LED adalah kebalikannya. Cahayanya juga putih kebiruan, membuatnya tampak lebih terang dalam gelap," ujar Stephen Lampson, ahli cahaya dari satu produsen lampu.

"Kecerahan dan intensitas lampu utama dari beberapa kendaraan baru sangat jelas menyebabkan masalah bagi pengguna jalan lainnya. Teknologi pencahayaan utama sedang berkembang, tetapi, meskipun ini mungkin pilihan yang lebih baik untuk beberapa driver untuk beberapa jenis kendaraan, juga memiliki kecenderungan untuk mengambil risiko pengguna lain," jelas juru bicara RAC Pete Williams.

Selain itu, pengemudi juga akan terganggu jika cahaya LED itu memantul di kaca spion mobil. "Meskipun aturan memungkinkan semua jenis lampu berada dalam jangkauan luminositas minimum dan maksimum, namun banyak pengemudi mengatakan bahwa beberapa cahaya dari kendaraan modern terlalu terang," tambah Pete.

Bacaja Juga: T-Rex, Motor Listrik Keren Beroda Tiga

Oleh karena itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa telah membentuk tim untuk menyorot atau mengeksplorasi lebih dalam tentang dampak buruk LED dalam berlalu lintas. Serta akan ada dialog untuk membahas masalah ini.

"Kami berharap dapat melihat kemajuan tim kelompok kerja pencahayaan kendaraan PBB pada April ini," kata Pete.