Di Tengah Wabah Virus Corona, Ford Berencana Beroperasi Kembali

Di Tengah Wabah Virus Corona, Ford Berencana Beroperasi Kembali

KabarOto.com - Pandemic virus Corona atau Covid-19 di Amerika Serikat membuat beberapa pabrikan otomotif memutuskan untuk tutup. Kini Amerika Serikat menduduki peringkat pertama dengan jumlah pasien covid-19 terbanyak seluruh dunia. Bahkan, angka tersebut sudah melewati Wuhan dan Italia.

Adanya wabah Covid-19 menyebabkan 95% produksi di Amerika Serikat terhenti. Pasalnya, pabrikan lebih memilih agar karyawannya tetap tinggal dirumah. Tentunya, langkah ini dilakukan untuk menghambat penyebaran virus tersebut. Seperti yang diketahui penyebaran Covid-19 sangat cepat apalagi di lokasi berkerumun atau ramai.

Tak terkecuali Ford, sampai akhir Maret mereka lebih memilih untuk menghentikan produksi produksi. Namun, mereka berharap 14 April mendatang Fiat Chrysler Automobiles bisa kembali beroperasi.

Pembuat mobil ini juga siap terkait penurunan permintaan produksi. Mereka mengatakan bahwa produksi yang nantinya dilakukan merupakan sebuah langkah awal untuk memulai kembali.

Apabila kondisinya sudah membaik, Ford berencana untuk memulai kembali operasional perusahaan di Dearborn Truck Plant, Kentucky Truck Plant, jalur transit Pabrik Kansas City, dan Ohio Asaembly Plant. Tentunya saat beroperasional kembali, sejumlah pabrik akan mendukung yang ada di Dearborn, Michigan, dan lainnya.

Baca Juga: Elon Musk Donasikan Ribuan Ventilator Dan Masker

Selama tutup Ford mengatakan setiap fasilitas di Amerika Utara akan menjalani langkah-langkah sanitasi. Mereka juga berencana untuk mencetak pelindung wajah 3D. Selain itu, mereka juga akan menyelesaikan desain respirator baru dengan 3M dan membangun ventilator.