Dituduh Jadi Penyebab Jatuhnya Pedrosa, Ini Penjelasan Johann Zarco

Dituduh Jadi Penyebab Jatuhnya Pedrosa, Ini Penjelasan Johann Zarco Johann Zarco (Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images South America)

KabarOto.com- Drama kontroversial yang terjadi pada seri kedua MotoGP Argentina, tiga pekan lalu, tidak hanya melibatkan Valentino Rossi dan Marc Marquez saja. Insiden senggolan juga melibatkan Johann Zarco dan Dani Pedrosa pada lap pertama, di Tikungan 13 yang membuat Pedrosa tersungkur.

Selepas start, Jack Miller segera memimpin balapan diikuti Pedrosa. Pedrosa pun segera tersalip Marquez, dan saat berusaha mempertahankan posisi ketiga, ia menjalani aksi saling salip dengan Zarco. Memasuki Tikungan 13, Zarco pun mengambil jalur dalam dan bersenggolan dengannya.

"Saya melihat Marc [Marquez] dan Jack [Miller] memimpin balapan dengan kecepatan yang lebih baik daripada Dani dan dengan Dani, saya tahu, dia kadang-kadang main aman di awal lomba," ujar Zarco.

"Saya tidak mau ketinggalan dari dua orang di depan, jadi saya mengambil keputusan untuk menyalipnya di tikungan 13."

Baca Juga: Alami Patah Tulang Jari, Pedrosa Bakal Absen di Austin?

Pedrosa pun melebar dan bannya menyentuh area lintasan yang masih basah, lalu mengalami highside dan tubuhnya terbanting keras di aspal.

Repsol Honda pun menyatakan Pedrosa mengalami rasa sakit pada pergelangan tangan kanan usai insiden ini dan akan menjalani tes medis di Barcelona, pekan ini.

"Garis balap dan garis di dalamnya kering. Saya menggunakan garis kering ini untuk menyalip, tetapi kemudian ketika Anda pergi ke sudut dengan garis yang berbeda ini, Anda harus melebar dan masalahnya adalah Dani menginjak bagian basah," ungkap Zarco.

Baca Juga: Suzuki Raih Podium Perdana di MotoGP Musim 2018

"Saya juga harus mengangkat motor agar tidak jatuh karena jika saya jatuh, saya akan menyeretnya ketika saya jatuh. Saya tidak menginjak bagian basah, tetapi saya tidak tahu dia jatuh. Saya melihat Alex (Rins) menyalip dan saya kira Dani masih di belakang. Dia kurang beruntung dengan menginjak di area basah."

Zarco pun merasa cukup puas bisa finish di posisi kedua di belakang Cal Cruthclow dari LCR Honda. Ini merupakan raihan podium keempatnya bagi rider Prancis tersebut selama berkarir di MotoGP.

"Saya mulai berpikir kemenangan saat Marc dapat ride through penalty. Tapi saya tak bisa membuntuti Jack (Miller) dan Alex (Rins) dengan mudah, saya ngotot sepanjang waktu dan tak berkendara seperti Cal (Cruthclow). Saat ia menyalip di akhir, ia punya ritme yang lebih baik dan akhirnya saya sadar tak cukup untuk menang. Tapi menyenangkan bisa finis kedua," tutup Zarco.