Flush Engine Perlu Dilakukan untuk Mobil Matik, Ini Fungsinya

Kipli
Kipli
Kamis, 08 Januari 2026
Flush Engine Perlu Dilakukan untuk Mobil Matik, Ini Fungsinya

Flush Transmisi Mobil Matik U

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Mengawali tahun 2026, pemilik mobil matik disarankan memberi perhatian lebih pada kondisi transmisi kendaraan. Pasalnya, komponen mekanis yang bekerja secara terus-menerus ini, meski telah dilumasi oli, tetap berpotensi mengalami keausan serta penumpukan residu gesekan.

Salah satu komponen vital yang kerap luput dari perhatian adalah transmisi otomatis. Di dalam girboks, gesekan antar komponen dapat menghasilkan serpihan logam halus. Jika dibiarkan menumpuk, endapan ini berisiko mengganggu kinerja transmisi, menurunkan respons perpindahan gigi, hingga mengurangi kenyamanan berkendara.

Baca Juga: Tips Memosisikan Wiper Saat Mencuci Kaca Mobil, Bisa Dicoba di Rumah

Umumnya, perawatan transmisi dilakukan melalui penggantian oli sesuai interval. Namun pada kondisi tertentu, dinilai belum cukup optimal untuk membersihkan kotoran yang mengendap di bagian internal girboks.

“Ganti oli transmisi secara berkala, terkadang belum mampu membersihkan sisa gram yang mengendap di dalam girboks. Hal tersebut bisa diakomodir oleh proses flushing atau pembersihan menyeluruh agar ruang kerja transmisi benar-benar bersih dan performanya kembali maksimal,” kata Shendy Andhika dari Curb Motorsport.

Ia menjelaskan, proses flush transmisi otomatis menjadi salah satu perawatan penting pada mobil-mobil yang telah mengadopsi transmisi otomatis. Ia menyarankan, proses flush transmisi disarankan dilakukan setiap 40.000 kilometer. Interval ini tergolong panjang, karena metode flush berbeda dengan penggantian oli transmisi pada umumnya.

Baca Juga: Nissan Stagea 260RS Autech Wagon Tampang Kalem Pembantai Supercar

Pada proses ganti oli biasa, volume oli yang terganti umumnya hanya sekitar 4 liter, yakni oli yang berada di bak penampungan. Sementara itu, flush transmisi menggunakan alat khusus yang mampu menguras oli secara menyeluruh hingga sekitar 8 liter, termasuk oli yang tersimpan di dalam torque converter serta saluran internal girboks.

“Dengan proses flush, pelumas lama yang sudah terkontaminasi benar-benar terkuras, termasuk gram yang menempel di dasar dan komponen internal girboks. Hasilnya, transmisi menjadi lebih bersih dan responsnya kembali optimal,” tutupnya.

Tags:

#Tips Mobil #Tips Mobil Bekas #Engine Flush

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan