KabarOto.com - Dunia balap internasional secara resmi memasuki era baru setelah Formula E memperkenalkan mobil generasi keempat mereka, GEN4, di Sirkuit Paul Ricard, Prancis, pada Selasa kemarin.
Peluncuran ini menjadi tonggak sejarah penting bagi kejuaraan balap kursi tunggal bertenaga listrik tersebut, dengan menghadirkan peningkatan performa yang sangat signifikan dibandingkan pendahulunya. Langkah ini menegaskan posisi Formula E sebagai pionir teknologi otomotif masa depan yang berkelanjutan.
Mobil balap GEN4 ini dirancang untuk menghancurkan batasan kecepatan kendaraan listrik di lintasan balap. Dengan kecepatan tertinggi mencapai 340 km/jam, mobil ini mampu melesat dari 0 hingga 200 km/jam hanya dalam waktu 4,4 detik.

Baca Juga: Kemitraan Pembalap dengan Insinyur Balap F1 Paling Ikonik
Lompatan performa ini menjadikan GEN4 diprediksi akan mencatatkan waktu putaran 10 detik lebih cepat dibandingkan model GEN3 Evo. Lonjakan kecepatan yang drastis ini menuntut standar keamanan dan aerodinamika yang jauh lebih mutakhir dari sebelumnya.
Salah satu fitur paling revolusioner pada GEN4 adalah efisiensi energi dan sistem penggeraknya. Mobil ini mampu menghasilkan tenaga maksimal hingga 600 kilowatt, yang didukung oleh sistem regenerasi energi yang sangat kuat.
Menariknya, saat Attack Mode diaktifkan, tenaga mobil ini dapat meningkat hingga 71 persen, memberikan dinamika balapan yang lebih agresif dan penuh strategi bagi para tim dan pebalap di atas lintasan.

Tidak hanya soal kecepatan, Formula E tetap konsisten pada misi keberlanjutan lingkungannya. Sekitar 20 persen dari bodi GEN4 terbuat dari material hasil daur ulang suku cadang GEN3 dan GEN3 Evo.
Di sisi interior, cockpit didesain lebih luas dan ergonomis guna memberikan ruang gerak yang lebih baik serta perlindungan ekstra bagi pebalap. Kombinasi antara teknologi hijau dan faktor keamanan ini menjadi standar baru dalam desain mobil balap global.
Kehadiran GEN4 yang sangat bertenaga ini juga membawa perubahan besar pada kalender balap Musim ke-13 (2026/2027). Karena kecepatan dan tenaga mobil yang sangat tinggi, Formula E akan mengurangi jumlah balapan di sirkuit jalan raya yang sempit.

Baca Juga: Opel GSE Formula E Team Siap Berlaga pada Musim 2026
Sebagai gantinya, ajang E-Prix diprediksi akan merambah sirkuit permanen legendaris seperti Silverstone di Inggris, Fuji di Jepang, Austin di Amerika Serikat, hingga Interlagos di Brasil untuk memaksimalkan potensi penuh dari mobil tersebut.
Debut resmi GEN4 pada musim 2026/2027 mendatang diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas tontonan bagi penggemar motorsport, tetapi juga mempercepat transfer teknologi dari lintasan balap ke kendaraan listrik komersial.
Dengan inovasi yang dibawa oleh GEN4, Formula E membuktikan bahwa masa depan mobilitas bebas emisi bisa berjalan beriringan dengan performa tinggi dan adrenalin yang memacu jantung di setiap tikungan sirkuit.
