Gaikindo Diminta Menekan Pabrikan Turunkan Harga Mobil Listrik

Gaikindo Diminta Menekan Pabrikan Turunkan Harga Mobil Listrik Wulingmenjadi salah satu merek yang hadirkan mobil listrik untuk KTT G20 (Foto: kabarOto)

KabarOto.com - Demi mewujudkan Indonesia sebagai negara bebas emisi gas buang, pemerintah memberikan kemudahan masyarakat untuk memiliki kendaraan bermotor berbasis listrik.

Selain itu, PLN juga terus didorong untuk menghadirkan charging station, sehingga pengguna mobil dan motor listrik bisa dengan mudah mengisi baterai, untuk digunakan beraktivitas.

Baca juga: GIIAS 2022 Resmi Dibuka, Tampilkan Kendaraan Berteknologi Modern

Namun, saat ini, harga kendaraan ramah lingkungan tersebut masih tergolong mahal, kisaran harganya Rp200 sampai Rp300 juta per mobil.

"Dibelinya kendaraan listrik atau tidak tergantung dari harganya," jelas Airlangg Hartarto, Menko Perekonomian, saat membuka GIIAS 2022, di ICE BSD, Tangerang, Kamis (11/08/2022).

Airlangga Hartarto menjajal kendaraan di GIIAS 2022 (Foto: KabarOto)

Untuk itu, Gaikindo diharapkan bisa mendorong anggotanya untuk menekan harga tersebut. "Apapun mobilnya, ban tetap sama, lampu sama, yang beda hanya tidak ada suara saja. Lokal konten bisa didorong agar harga bisa lebih terjangkau. GIIAS silahkan menekan pabrikan," kata Airlangga.

Baca juga: Intip Persiapan GIIAS 2022, Banyak Kendaraan Baru

Pemerintah juga menyediakan berbagai fasilitas bagi industri untuk memamerkan kendaraannya. Salah satu melibatkan mobil-mobil listrik di ajang KTT G20, yang berlangsung akhir tahun ini di Bali.

Hyundai, Wuling dan Lexus serta merek lainnya sudah dipastikan menampilkan kendaraan listrik terbaru untuk digunakan para pemimpin negara dan juga delegasinya.

Diharapkan, ke depan, Industri otomitif ini bukan menjadi pengimpor, tapi menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan devisa, melalui beragam produknya.