Gelontorkan Rp21,3 Triliun, Xiaomi Serius Produksi Mobil Listrik

Gelontorkan Rp21,3 Triliun, Xiaomi Serius Produksi Mobil Listrik Xiaomi gelontorkan dana untuk produksi mobil listrik (Foto: Istimewa)

KabarOto.com - Xiaomi, Perusahaan teknologi asal Tiongkok akan melebarkan sayap, menjadi produsen mobil listrik. jejak ini seperti yang dilakukan Huawei, yang sudah mengumumkan rencana mereka untuk memproduksi mobil listrik dengan teknologi otonom.

Dikutip dari Carscoops, belum lama ini, hadirnya perusahaan tersebut di dunai otomotif, ditandai dengan didirikannya Xiaomi EV Company Limited yang secara resmi diumumkan langsung oleh Founder & CEO Xiaomi Lei Jun. Xiaomi EV Company Limited telah terdaftar dengan modal awal sebesar 10 miliar RMB, setara dengan USD1,5 miliar atau Rp21,3 triliun.

Baca Juga: Tak Mau Dilangkahi Tesla Dan Xiaomi, Huawei Gaet GAC Ciptakan Mobil Listrik Otonom Level 4

Dalam menjalankan rencana ini, Xiaomi harus terlebih dahulu mengakuisisi perusahaan teknologi mengemudi otonom Deepmotion Tech. Dan akuisisi telah dilakukan pada akhir Agustus lalu.



Akusisi juga bukan berarti sudah selesai, mereka harus membuat road map (rencana masa depan) yang berfungsi sebagai panduan memproduksi kendaraan listrik. Mereka harus memilih, memproduksi mobil sendiri atau bermitra dengan perusahaan otomotif yang telah berpengalaman.

Xiaomi juga diketahui sudah melakukan riset pengguna dan inspeksi rantai industri dalam 5 tahun ke belakang. Riset ini melibatkan lebih dari 2.000 survei wawancara dan kunjungan ke lebih dari 10 rekan dan mitra industri.

Selain itu, perusahaan juga sudah merekrut karyawan melalui Weibo. Dalam waktu satu bulan, menerima lebih dari 20.000 orang pendaftar karyawan. Mereka pun dikabarkan saat ini telah membentuk tim dengan 300 karyawan.

Baca Juga: Tesla Ditantang Xiaomi Dalam Pengembangan Kendaraan Listrik Otonom Level 4

Untuk diketahui, Lei Jun pertama kali mengumumkan niat untuk terjun ke mobil listrik pada awal tahun lalu. Jun pun mengaku bersedia menggelontorkan uang USD10 miliar dalam jangka waktu 10 tahun, untuk berinvestasi di mobil listrik.

Demi mewujudkan rencananya itu, Xiaomi pun sudah menjalin komunikasi dengan Great Wall, raksasa otomotif Tiongkok, menggunakan salah satu fasilitas pabriknya untuk membangun mobil listrik.