Guillaume de Mevius Tercepat di Etape 1 Reli Dakar 2026

Kusnadi Chahyono
Kusnadi Chahyono
Senin, 05 Januari 2026
Guillaume de Mevius Tercepat di Etape 1 Reli Dakar 2026

Guillaume de Mevius dari tim X-Raid Mini JCW

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Etape pertama Reli Dakar 2026 yang berlangsung pada 4 Januari 2026 langsung menyajikan persaingan sengit di kategori mobil (Ultimate). Pereli asal Belgia, Guillaume de Mevius dari tim X-Raid Mini JCW, secara mengejutkan berhasil merebut kemenangan di etape pembuka ini.

De Mevius mencatatkan waktu 3 jam 7 menit 49 detik, mengungguli deretan pereli legendaris yang membuntuti di posisi 10 besar dengan selisih waktu yang sangat tipis.

Persaingan di Stage 1 ini menjadi sangat ikonik karena jajaran 10 besar diisi oleh lima pereli yang menyandang status juara Dakar.

Baca Juga: Kenapa Reli Paris - Dakar Tak Lagi Digelar di Afrika?

Mereka adalah Nasser Al-Attiyah (posisi ke-2), Mattias Ekstrom (posisi ke-5), Carlos Sainz (posisi ke-7), Nani Roma (posisi ke-8), dan Stephane Peterhansel. Ketatnya kompetisi terlihat dari jarak waktu yang terpaut tipis, Al-Attiyah hanya tertinggal 40 detik dari De Mevius, sementara pereli di posisi ke-10, Sébastien Loeb, hanya terpaut sekitar 3 menit dari sang pemimpin lomba.

Stage 1 kali ini mengambil rute memutar (loop) di sekitar Yanbu, Arab Saudi, dengan total jarak tempuh mencapai 305 kilometer special stage. Medan yang dihadapi para pereli sangat bervariasi dan menguras fisik serta konsentrasi.

Guillaume de Mevius dan Mathieu Baumel (navigator) dari tim X-Raid Mini JCW

Lintasannya terdiri dari jalur berbatu yang tajam dan sempit di awal, diikuti oleh padang pasir dengan gundukan pasir (dunes) kecil, hingga jalur cepat berpasir yang dipenuhi debu tebal.

Tantangan utama pada etape ini adalah risiko pecah ban akibat bebatuan tajam serta navigasi yang rumit karena angin kencang yang memicu badai pasir ringan. Banyak tim besar, termasuk Toyota Gazoo Racing, terpaksa bermain aman demi menjaga kondisi ban cadangan mereka yang terbatas.

Sejumlah pereli memberikan tanggapan usai menyelesaikan etape yang melelahkan ini.

"Ini adalah awal yang luar biasa. Navigasi sangat sulit dan bebatuan di awal stage sangat berisiko bagi ban kami. Kami mencoba tetap tenang dan menjaga ritme, dan hasilnya sangat memuaskan," ujar sang pemenang etape, Guillaume de Mevius.

Sementara itu, juara bertahan Nasser Al-Attiyah yang memulai debutnya dengan tim Dacia Sandriders menunjukkan kepuasannya meskipun finis di posisi kedua.

"Mobil baru ini terasa sangat kompetitif. Kami sempat kehilangan waktu di awal karena masalah navigasi kecil, tetapi kami berhasil mengejar. Berada di posisi kedua dengan selisih hanya beberapa detik adalah awal yang baik untuk perjalanan panjang ini," ungkap Nasser.

Baca Juga: Pembalap Indonesia Julian Johan Tiba di Ajang Rally Dakar 2026

Pereli asal Swedia, Mattias Ekstrom, yang sempat memimpin di awal balapan namun melorot ke posisi lima karena penalti kecepatan, menambahkan.

"Trek ini sangat menantang bagi kaki-kaki mobil. Debu membuat pandangan sangat terbatas, tetapi kami senang bisa finis di lima besar di tengah persaingan para juara," kata Mattias Ekstrom.

Hasil Stage 1 ini menjadi sinyal bahwa Reli Dakar 2026 akan menjadi salah satu edisi paling kompetitif dalam sejarah, di mana pengalaman para veteran akan diuji langsung oleh ambisi para pereli muda di medan gurun Arab Saudi yang tak terduga.

Tags:

#Reli Dakar 2026 #X-Raid Mini JCW #Guillaume De Mevius #Nasser Al-Attiyah

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan