Gunakan Teknologi Canggih, Korlantas Polri Investigasi TKP Kecelakaan Kereta di Bekasi

Bimo Hariyadi
Bimo Hariyadi
Rabu, 29 April 2026
Gunakan Teknologi Canggih, Korlantas Polri Investigasi TKP Kecelakaan Kereta di Bekasi

Kecelakaan di jalur kereta api Stasiun Bekasi Timur

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengerahkan teknologi canggih dalam proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat. Dalam penanganan kasus ini, penyidik memanfaatkan dua jenis perangkat traffic accident analysis (TAA), yakni alat statis dan perangkat portable.

Kasi Pullahjianta Subdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri, Komisaris Polisi Sandhi Wiedyanoe, menjelaskan bahwa perangkat statis dilengkapi dengan kamera LiDAR serta kamera 360 derajat. Teknologi ini mampu merekam kondisi lingkungan secara menyeluruh dan detail.

Sementara itu, perangkat portable digunakan untuk menghasilkan visualisasi dari sudut pandang udara (helicopter view), yang kemudian diolah menjadi ilustrasi tiga dimensi beresolusi tinggi hingga 4K.

Baca Juga: Cek Kelaikan Armada, Kemenhub Sidak Pool Taksi Green SM Pasca Kecelakaan Kereta

Dikutip dari Instagram NTMC Polri, Sandhi mengatakan, hasil rekaman dari kedua alat tersebut akan dijadikan sebagai alat bukti elektronik dalam proses hukum. Data tersebut tidak hanya digunakan pada tahap penyidikan, tetapi juga akan disampaikan kepada jaksa penuntut umum hingga hakim saat persidangan berlangsung.

Peralatan modern Korlantas Polri untuk investigasi kecelakaan kereta

Selain fokus pada olah TKP, Korlantas Polri juga menyoroti keterlibatan sebuah taksi berwarna hijau dalam insiden tersebut. Pihak kepolisian berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perusahaan taksi terkait, mengingat adanya sejumlah kejadian serupa yang melibatkan kendaraan dengan ciri tersebut. Evaluasi ini akan dilakukan melalui koordinasi antara Direktorat Penegakan Hukum dan Direktorat Keamanan dan Keselamatan.

Baca Juga: Armada Taksi Green SM Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Kereta Api, Ini Pernyataan Perusahaan

Sebagai informasi, kecelakaan tragis ini melibatkan tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/04/2026). Berdasarkan data terbaru dari PT KAI per Selasa (28/4), insiden tersebut mengakibatkan 15 orang meninggal dunia dan 88 lainnya mengalami luka-luka.

Tags:

#Kecelakaan Kereta #Digital Korlantas Polri #Korlantas Polri

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan