Gunung Tangkuban Perahu Erupsi, SPBU Pertamina Tetap Beroperasi

Gunung Tangkuban Perahu Erupsi, SPBU Pertamina Tetap Beroperasi Ilustrasi SPBU Pertamina (Pertamina)

KabarOto.com - Pasca aktivitas erupsi Gunung Tangkuban Perahu pada Jumat (26/7) sore, lima Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berjarak 5-12 km dari Tangkuban Perahu tetap beroperasi.

Untuk mengantisipasi hujan abu vulkanik, para petugas operator juga telah mengenakan masker guna melindungi saluran pernapasan mereka.

"Walau mewaspadai segala aktivitas gunung, kami tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat sambil memperhatikan kondisi situasi di lokasi," jelas Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) III Dewi Sri Utami.

Baca Juga: Ini Rasanya Nyetir All New Honda Accord Turbo Ke Bandung

Lima SPBU tersebut berada di kawasan Ciater dan Lembang, yakni SPBU 34.41231 Ciater, berjarak sekitar 5 KM dari Tangkuban Perahu, SPBU 34.41202 Jl Cagak, berjarak sekitar 10 KM, SPBU 34.40321 Cibogo, Lembang, berjarak sekitar 7 KM, SPBU 34.40308 Pasar Lembang berjarak 9 KM, dan SPBU 34.40343 Farmhouse, Lembang berjarak 12 KM.

Tetap melayani kebutuhan bbm

Dewi menambahkan, pasokan SPBU berasal dari Terminal BBM Bandung Group yang berlokasi di Ujung Berung, Bandung. Layanan dan stok TBBM berada dalam kondisi normal dan baik. "Stok SPBU berada dalam kondisi aman dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat," jelasnya.

Sementara itu, suplai LPG ke wilayah Kecamatan Ciater, yang terdekat dari Gunung Tangkuban Perahu, juga dipastikan aman. Di kecamatan tersebut, terdapat 10 titik pangkalan LPG Subsidi (Public Service Obligation/PSO) 3 kilogram dan 5 Agen LPG Subsidi 3 KG.

Pangkalan LPG memasok ke desa-desa di sekitar Gunung Tangkuban Perahu, yakni Desa Nagrak, Desa Cisaat, dan Desa Cibitung. "Kami senantiasa berkoordinasi dengan Pemda dan BNPB setempat. Pertamina tetap beroperasi di sekitar Gunung Tangkuban Perahu tetap sejalan dengan arahan dari institusi tersebut," tambah Dewi.

Baca Juga: Keren Abis! Simak Nih 5 Mobil Termahal Yang Ada Di GIIAS 2019

Untuk informasi, letusan Gunung Tangkuban Perahu ini merupakan yang pertama sejak 2013, dengan abu mencapai ketinggian sekitar 200 meter di atas puncak dengan tinggi sekitar 2.284 meter dari permukaan laut. Kawasan wisata ini ditutup sementara pascaerupsi.