Pertamina menaikan harga BBM Pertamax series, Dex series dan Biosolar Non PSO. (Foto: Istimewa)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:
KabarOto.com - Hari ini pukul 11.00 WIB, Pertamina menaikan harga BBM Pertamax series, Dex series dan Biosolar Non PSO. Di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, harga Pertamax sebelumnya Rp 9.500 naik menjadi Rp 10.400/liter, Pertamax Turbo dari Rp Rp 10.700 menjadi Rp 12.250/ liter.
Sementara itu, Pertamina Dex dari Rp Rp 10.500 menjadi Rp 11.850/liter, Dexlite dari Rp Rp 9.000 menjadi Rp 10.500/liter, dan BioSolar Non PSO Rp 9.800/liter. Harga yang ditetapkan untuk wilayah lainnya bisa dilihat pada website https://www.pertamina.com/id/news-room/announcement/.
Harga Pertamax sebelumnya Rp 9.500 naik menjadi Rp 10.400/liter.
Sementara itu, harga Premium, Biosolar PSO dan Pertalite tidak naik. Kenaikan itu karena dampak dari harga minyak mentah dunia yang terus merangkak naik, dimana saat ini harga minyak dunia rata-rata menembus 80 dollar per barel.
Jika mengacu pada Permen ESDM No. 34 tahun 2018 Perubahan Kelima Atas Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 39 Tahun 2014, Tentang Perhitungan Harga Jual Eceran BBM, maka Pertamina bisa melakukan penyesuaian harga.
Lulusan Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta yang memiliki pengalaman di bidang jurnalistik. Karier dimulai sebagai jurnalis dengan fokus pada peliputan, riset, verifikasi data, serta penyusunan berita yang akurat, berimbang, dan sesuai kaidah jurnalistik.
Saat ini aktif sebagai penulis otomotif, menghasilkan berbagai artikel, ulasan kendaraan, berita industri, serta konten informatif yang mengedepankan akurasi data dan kemudahan dipahami oleh pembaca. Pengalaman di dunia jurnalistik menjadi fondasi dalam menyajikan informasi yang kredibel dan relevan.
Menguasai pengelolaan media sosial, mulai dari perencanaan konten, penulisan caption, hingga penyesuaian strategi komunikasi di berbagai platform digital. Kemampuan itu didukung oleh pemahaman terhadap tren media digital dan kebutuhan audiens, sehingga mampu menghasilkan konten yang informatif, menarik, dan memiliki nilai kuat.