Pertamax Turbo Laris Di Jawa Tengah Dan Yogyakarta

Pertamax Turbo Laris di Jawa Tengah dan Yogyakarta SPBU yang menyediakan Pertamax Turbo. (Foto: Istimewa)

KabarOto.com - Pertamax Turbo laris diburu konsumen di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Untuk memenuhi kebutuhan di dua wilayah tersebut, PT. Pertamina (Persero) Marketing Region IV menambah titik distribusi (supply point) Pertamax Turbo melalui Terminal BBM (TBBM) Semarang Group.

Yanuar Budi Hartanto, General Manager Pertamina MOR IV menyatakan, meningkatnya permintaan konsumen di dua wilayah itu karena konsumen yang berasal dari kota besar yang memiliki mobil bertenaga besar banyak menggunakan Pertamax Turbo.

Baca Juga: Pertamina Luncurkan Pertamax Turbo Di Kota Pontianak

"Hadirnya TBBM Semarang Group menjadi titik distribusi, pengiriman Pertamax Turbo akan lebih cepat, kami siap membanjiri SPBU di wilayah Jawa Tengah dan DIY dengan Pertamax Turbo," terangnya.

Pertamina mencatat, saat ini 22 SPBU di area Jawa Tengah dan DIY telah memasarkan Pertamax Turbo

Pertamina mencatat, saat ini 22 SPBU di area Jawa Tengah dan DIY telah memasarkan Pertamax Turbo, dengan telah tersedianya produk ini di TBBM Semarang Group. Pertamina menargetkan penyerapan produk ini sebanyak 40 KL/hari dan diharapkan 63 SPBU dapat bergabung untuk menjual Bahan Bakar berstandar Euro 4 tersebut.

Baca Juga: Pertamina Naikkan Harga BBM Pertamax Series

Pertamax Turbo sebagai bagian dari Pertamax Series merupakan bahan bakar dengan kualitas tertinggi dari Pertamina, hasil pengembangan produk Pertamax Plus yang memiliki Research Octane Number (RON) 98, serta dilengkapi Ignition Boost Formula (IBF). IBF adalah formula bahan bakar yang meningkatkan respon terhadap kebutuhan pembakaran sehingga menghasilkan performa yang lebih tinggi.

Sehingga, bahan bakar ini sangat pas digunakan untuk kendaraan Super Car dan kendaraan berteknologi tinggi. Spesifikasi kendaraan yang pantas menggunakan Pertamax Turbo adalah kendaraan yang berteknologi supercharger dan turbocharger dengan rasio kompresi kendaraan berkisar 12:1 hingga 13:1 dengan sistem injeksi.