Kabaroto.com - Tim Mercedes-AMG Petronas kembali menegaskan dominasi mereka di Sirkuit Gilles Villeneuve. Setelah sukses menguasai sesi Sprint Race, pembalap asal Inggris, George Russell, berhasil mengamankan posisi start terdepan (pole position) untuk balapan utama F1 Kanada 2026.
Dalam sesi kualifikasi yang berlangsung sangat ketat dan diwarnai drama temperatur ban, Russell mencatatkan waktu putaran terbaik 1:12,578 detik di kualifikasi ketiga (Q3), mengungguli rekan setimnya, Kimi Antonelli, dengan selisih yang sangat tipis, yakni hanya 0,068 detik.
Keberhasilan Mercedes mengunci baris terdepan (front row lock-out) tidak diraih dengan mudah lantaran ketatnya margin waktu antar-tim. Russell mengungkapkan bahwa sasis W17 miliknya sempat mengalami kendala keseimbangan suhu di awal sesi kualifikasi akibat tekanan dari para rival.
George Russell Terkendala Keseimbangan Suhu
Baca Juga: Hasil Sprint Race F1 Kanada 2026: George Russell Redam Drama
"Bukan hanya McLaren yang memberi tekanan. Ferrari dan Red Bull juga ikut memperebutkan pole karena kami sempat kesulitan mengaktifkan ban dan mengalami ketidakseimbangan suhu antar-poros roda. Namun, tim melakukan pekerjaan luar biasa dalam persiapan ban di Q3," ujar George Russell.
Kekecewaan mendalam justru dirasakan oleh Kimi Antonelli yang harus puas memulai balapan dari posisi kedua. Pembalap muda Italia itu mengakui bahwa kesalahan kecil di sektor kedua pada percobaan terakhirnya menjadi penyebab utama kegagalan merebut posisi start terdepan.
Kualifikasi ini jauh lebih sulit daripada kualifikasi Sprint hari sebelumnya. Upaya terakhir saya tidak sempurna, dan saya kehilangan sedikit waktu di sektor dua. Sangat menyebalkan melewatkan posisi 1 dengan margin sekecil itu,
kata Antonelli dengan nada sesal.
Ancaman terbesar bagi dominasi Mercedes pada balapan hari Minggu akan datang dari pembalap McLaren, Lando Norris, yang mengamankan posisi ketiga dengan waktu 1:12,729 detik.
Norris membeberkan bahwa dirinya kehilangan momentum penting di lap terakhir akibat gangguan dari mobil di depannya.
"Saya kehilangan sedikit waktu pada putaran terakhir ketika ada mobil yang keluar jalur di depan. Saya memungut kotoran di ban dan kehilangan slipstream di trek lurus belakang. Padahal, margin hari ini sangat tipis," tutur juara dunia bertahan tersebut.
Lewis Hamilton Menebar Ancaman
Persaingan sengit di papan atas juga melibatkan sasis SF-26 milik Scuderia Ferrari. Lewis Hamilton sempat menebar ancaman nyata dengan menduduki posisi kedua setelah putaran pertama di Q3, sebelum akhirnya melorot ke posisi kelima di belakang Oscar Piastri.
Di sisi lain, rekan setimnya, Charles Leclerc, tertahan di posisi kedelapan setelah berjuang keras mencari grip.
"Kualifikasi tidak berjalan baik bagi saya. Saya kesulitan menempatkan ban di jendela suhu yang tepat dan mobil terus merosot di Q1 dan Q2," ungkap Leclerc.
Melihat performa mobil yang fluktuatif sepanjang kualifikasi, para pimpinan tim mengakui adanya perjudian teknis yang dilakukan. Toto Wolff selaku Team Principal Mercedes membeberkan bahwa set-up mobil sengit diubah demi mengantisipasi balapan hari Minggu.
Kami membuat beberapa perubahan set-up demi mengantisipasi kondisi yang lebih dingin besok, dan itu membuat mobil lebih sulit dikendalikan oleh pembalap di kualifikasi. Pada akhirnya, semua bermuara pada persiapan ban,
jelas Toto Wolff.
Menatap balapan utama yang akan digelar pada Minggu, 24 Mei 2026, prediksi cuaca dingin yang ekstrem disertai hujan lebat menjadi momok sekaligus tantangan terbesar bagi seluruh tim di Montreal. Kondisi lintasan yang basah dipastikan akan menguji daya tahan sasis dan kejelian strategi tim.
Terlebih, regulasi teknis anyar musim ini membuat belum ada satu pun tim yang memiliki data riil mengenai performa ban basah (intermediates atau wet tyres) dalam situasi balapan kompetitif.
Ajang Pembelajaran Instan Ferrari
Fred Vasseur, Team Principal Scuderia Ferrari, menegaskan bahwa balapan hari Minggu akan menjadi ajang pembelajaran instan yang sangat berisiko bagi para pembalap.
"Hingga saat ini, kami belum pernah membalap dengan mobil-mobil baru ini menggunakan ban baru dalam kondisi basah. Ini berarti tim dan pembalap harus belajar dengan sangat cepat, bahkan sejak lap menuju grid (laps to the grid). Kondisi ini bisa membuat balapan berjalan sangat terbuka," ungkap Vasseur mengenai peta persaingan.
Baca Juga: Williams Umumkan Penunjukan Piers Thynne Sebagai Rekrutan Baru
Masalah temperatur ban dan potensi kekacauan di trek semi-jalanan Kanada ini juga disoroti oleh Lando Norris. Pembalap McLaren tersebut menilai strategi manajemen ban di aspal yang dingin akan menjadi pembeda.
"Besok akan menarik. Pada trek jalanan yang dingin dan berkecepatan rendah, sangat sulit untuk membangun suhu ban. Jika hujan turun, situasi akan menjadi kacau, tetapi itu juga berarti ada peluang besar bagi kami yang start di belakang Mercedes," analisis Norris.
Menutup persiapan tim, George Russell menegaskan bahwa Mercedes tidak mau jemawa meskipun menguasai baris terdepan. Dengan banyaknya variabel tak terduga seperti Safety Car dan transisi ban dari basah ke kering, fokus penuh menjadi harga mati bagi pabrikan asal Stuttgart tersebut.
Kami memperkirakan kondisi yang lebih dingin besok, bersama dengan hujan, jadi kami tidak tahu sepenuhnya apa yang akan terjadi. Kami akan melakukan semua persiapan yang diperlukan untuk mengakhiri akhir pekan ini dengan kemenangan,
pungkas George Russell sang pemilik pole position tiga kali berturut-turut di Montreal.
Hasil Resmi Kualifikasi F1 GP Kanada 2026
| Pos | No | Driver | Team | Q1 | Q2 | Q3 | Laps |
| 1 | 63 | George Russell | Mercedes | 1:13.953 | 1:13.079 | 1:12.578 | 24 |
| 2 | 12 | Kimi Antonelli | Mercedes | 1:13.380 | 1:13.076 | 1:12.646 | 24 |
| 3 | 1 | Lando Norris | McLaren | 1:13.503 | 1:13.049 | 1:12.729 | 28 |
| 4 | 81 | Oscar Piastri | McLaren | 1:13.559 | 1:13.285 | 1:12.781 | 29 |
| 5 | 44 | Lewis Hamilton | Ferrari | 1:13.767 | 1:13.041 | 1:12.868 | 27 |
| 6 | 3 | Max Verstappen | Red Bull Racing | 1:14.067 | 1:13.479 | 1:12.907 | 23 |
| 7 | 76 | Isack Hadjar | Red Bull Racing | 1:13.654 | 1:12.975 | 1:12.935 | 22 |
| 8 | 16 | Charles Leclerc | Ferrari | 1:13.825 | 1:13.496 | 1:12.976 | 29 |
| 9 | 41 | Arvid Lindblad | Racing Bulls | 1:13.895 | 1:13.548 | 1:13.280 | 28 |
| 10 | 43 | Franco Colapinto | Alpine | 1:14.466 | 1:13.857 | 1:13.697 | 27 |
| 11 | 27 | Nico Hulkenberg | Audi | 1:14.562 | 1:13.886 | - | 21 |
| 12 | 30 | Liam Lawson | Racing Bulls | 1:14.346 | 1:13.897 | - | 22 |
| 13 | 5 | Gabriel Bortoleto | Audi | 1:14.775 | 1:14.071 | - | 22 |
| 14 | 10 | Pierre Gasly | Alpine | 1:14.698 | 1:14.187 | - | 20 |
| 15 | 55 | Carlos Sainz | Williams | 1:14.276 | 1:14.273 | - | 21 |
| 16 | 87 | Oliver Bearman | Haas F1 Team | 1:14.449 | - | - | 22 |
| 17 | 31 | Esteban Ocon | Haas F1 Team | 1:14.845 | - | - | 12 |
| 18 | 23 | Alexander Albon | Williams | 1:14.851 | - | - | 13 |
| 19 | 14 | Fernando Alonso | Aston Martin | 1:15.196 | - | - | 11 |
| 20 | 11 | Sergio Perez | Cadillac | 1:15.429 | - | - | 11 |
| 21 | 18 | Lance Stroll | Aston Martin | 1:16.195 | - | - | 10 |
| 22 | 77 | Valtteri Bottas | Cadillac | 1:16.272 | - | - | 10 |