KabarOto.com - Persaingan sengit langsung tersaji dalam sesi Practice MotoGP yang berlangsung ketat akhir pekan ini. Sesi krusial penentu tiket kualifikasi ini menjadi panggung unjuk gigi bagi talenta muda Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta.
Pembalap berjuluk El Tiburon tersebut sukses mengamankan posisi teratas sekaligus memimpin daftar 10 pembalap tercepat yang berhak lolos langsung ke babak Kualifikasi 2 (Q2).
Pedro Acosta tampil sangat impresif di atas motor KTM RC16 miliknya dengan membukukan catatan waktu terbaik 1:38,710 detik. Kecepatan kilat pembalap bernomor start 37 ini gagal dipatahkan oleh rival-rivalnya hingga bendera chequered dikibarkan.
Baca Juga: Tantangan Ban dan Absennya Marc Marquez: Jadwal Live Streaming MotoGP Catalunya 2026
Hasil ini membuktikan bahwa pabrikan asal Austria tersebut berhasil menemukan pengaturan terbaik untuk menaklukkan karakteristik lintasan yang menuntut traksi tinggi.
Kejutan tidak berhenti di Acosta saja. Alex Marquez yang membela BK8 Gresini Racing MotoGP menempel ketat di posisi kedua dengan selisih yang sangat tipis, yakni hanya +0,018 detik dari sang pemimpin.
Sementara itu, posisi ketiga ditempati oleh rekan setim Acosta, Brad Binder, yang melengkapi dominasi KTM di barisan depan dengan catatan waktu 1:38,780 detik, membuat persaingan di posisi tiga besar menjadi luar biasa ketat.
Usai sesi latihan selesai, Pedro Acosta tidak bisa menyembunyikan rasa puasnya atas pencapaian performa motornya yang luar biasa.
“Motor KTM bekerja dengan sangat baik sejak lap pertama sesi ini dimulai. Kami tahu tantangan terbesar di lintasan ini adalah menjaga konsistensi ban, tetapi tim mekanik berhasil memberikan paket motor yang membuat saya sangat percaya diri untuk menekan hingga batas maksimal, dan P1 adalah modal sempurna untuk kualifikasi,” ujar Acosta.
Brad Binder yang berada di peringkat ketiga turut mengapresiasi kebangkitan performa timnya yang sempat kewalahan di awal sesi. Pembalap asal Afrika Selatan tersebut mengaku senang bisa langsung mengamankan slot Q2 tanpa harus melalui drama di sesi Q1.
"KTM menunjukkan kecepatan yang sangat solid hari ini. Hasil P3 ini sangat krusial bagi kami agar bisa fokus penuh mencetak waktu terbaik di Q2 besok tanpa harus terbeban ketatnya persaingan di kualifikasi pertama," kata Binder.
Di sisi lain, nasib kontras justru dialami oleh bintang baru Aprilia Racing, Jorge Martin. Pembalap berjuluk The Martinator tersebut harus menerima kenyataan pahit terlempar dari posisi 10 besar dan wajib merangkak dari sesi Kualifikasi 1 (Q1).
Kegagalan Martin menembus zona aman dipicu oleh kesulitan adaptasi yang membuatnya gagal mempertajam catatan waktu di menit-menit akhir sesi Practice.
Jorge Martin mengaku sangat kecewa dengan hasil hari pertama ini dan menegaskan bahwa dirinya masih membutuhkan waktu untuk menjinakkan motor Aprilia miliknya.
Baca Juga: Francesco Bagnaia Ungkap Penyebab Crash di MotoGP Prancis
"Ini hari yang sangat sulit bagi kami. Kami kehilangan ritme dan waktu berharga untuk mencari putaran terbaik karena paket motor belum terasa menyatu dengan gaya balap saya di lintasan ini. Besok di Q1 tidak akan mudah, tetapi kami akan menganalisis data malam ini dan berjuang habis-habisan untuk bangkit," ungkap Martin dengan nada frustrasi.
Dengan hasil ini, sepuluh pembalap yang berhak langsung melaju ke babak Q2 telah resmi terkunci dan siap memperebutkan posisi start terdepan.
Selain dominasi duo KTM dan Alex Marquez, kejutan juga datang dari performa solid Raul Fernandez (Trackhouse), Johann Zarco (Honda LCR), hingga Fabio Quartararo (Yamaha) yang berhasil mengamankan tempat di sepuluh besar dengan selisih waktu yang sangat rapat di bawah 0,3 detik.