Hindari Mumet Pandemi, Komunitas Ini Pilih Nikmati Alam Dan Touring

Hindari Mumet Pandemi, Komunitas Ini Pilih Nikmati Alam dan Touring

KabarOto.com - Pandemi masih berlangsung, namun banyak aktivitas tetap berjalan dengan menerapkan aturan protokol kesehatan. Seperti komunitas otomotif yang kerap melakukan kegiatan bersama para member.

Beberapa komunitas meluapkan kesenangan berkendara dengan touring kuliner atau menuju destinasi wisata di area pegunungan. Pilihan touring seperti ini menjadi kebiasaan mereka bersama para member.

”Pandemik Covid-19 mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, dan ini juga membuat psikis manusia jadi down. Tentunya berpengaruh juga kepada kegiatan komunitas yang sempat kami hentikan selama beberapa bulan hingga kebijakan pemerintah tentang new normal diberlakukan," ucap Ervin Wijaya dari Pekalongan Lexi Community (PLECY).

Baca Juga: Komunitas Moge Tanggapi SIM C Yang Dibagi 3 Menjadi Golongan

Ia mengaku komunitasnya manfaatkan hiburan tersebut semaksimal mungkin dengan menerapkan protokol kesehatan. "Namanya juga komunitas motor tentunya kangen touring,” ucap pria yang juga menjabat sebagai PLT. Presiden Yamaha Lexi Community Indonesia (YLCI).

Ervin mengatakan, banyak manfaat diperoleh melalui aktivitas riding ini. ”Ingin memberi ruang energi teman-teman akhirnya kami buat agenda di wilayah sekitar dengan tujuan mencari kuliner, kemudian diagendakan ke destinasi wisata di pegunungan," tambahnya.

Baca juga: Gabungan Komunitas Motor Gelar Bakti Sosial Ke Panti Asuhan Dan Korban Bencana

Ia memilih area pegunungan karena masih relatif sepi, udaranya bersih, dan pemandangannya bagus. "Kondisi jalan yang naik turun dan menikung memenuhi hasrat adrenalin para rider dalam menikmati kendaraan yang dimilikinya," katanya.

Ervin mengatakan, untuk kegiatan keluar kota, bisa saling silaturahmi dengan perwakilannya, bisa mendapatkan banyak energi positif, "Bonus persaudaraan dan teman juga belajar tentang kultur daerah, belajar tentang riding, tahu tentang geografis wilayah, tentang tata kota, kebersihan kota, destinasi wisata, kuliner khas daerah dan sebagainya,” tutupnya.