Usai MotoGP Spanyol 2021, Pol Espargaro Kritik Honda

Usai MotoGP Spanyol 2021, Pol Espargaro Kritik Honda

KabarOto.com – Pembalap anyar tim Repsol Honda, Pol Espargaro merasa sangat tidak puas dengan hasil MotoGP Spanyol 2021, Minggu (02/05).

Pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Jerez ini, Pol hanya bisa finis ke-10 dengan selisih 1 detik dari sang rekan, Marc Marquez. Pol sendiri mengalami beberapa kecelakaan hebat sepanjang akhir pekan di Jerez sehingga merasa performanya hancur lebur di GP Spanyol.

Baca juga: Fabio Quartararo Tiba-Tiba Melorot Di MotoGP Spanyol 2021, Apa Penyebabnya?

Pol kritik soal kerja sama tim

“Kami tidak memiliki traksi, kesulitan di tikungan dan kecepatan yang tidak bagus. Saya tidak tenang di atas motor. Saya mencoba membuat waktu bagus, melakukan pengereman berulang-ulang dan kemudian saya menyerah dan melebar. Di beberapa area lain kami juga buruk dan inilah yang terjadi,” ungkap Pol Espargaro.

Selain hasil, ada faktor lain yang membuat dirinya sangat kecewa yakni diturukannya tiga spesifikasi berbeda Honda RC213V. Pembalap asal Spanyol itu menyebutkan paling tidak ada tiga varian RC213V berbeda sepanjang balapan akhir pekan lalu, satu untuk Marquez dan satu untuk dirinya.

Walaupun memakai sasis versi 2021, ada penggunaan variasi part yang berbeda yang diberikan oleh pabrikan berlogo sayap tunggal tersebut. Paket motor yang diberikan cukup berbeda, tentu menyesuaikan keinginan maupun keunggulan gaya balap masing-masing.

Sedangkan unit berbeda lainnya dipakai oleh Takaaki Nakagami (LCR Idemitsu), pembalap asal Jepang itu memakai motor dengan sasis versi 2020. Walaupun memakai sasis lama, Nakagami memiliki performa yang lebih baik dan bisa finis posisi ke-4.

Baca juga: Klasemen Sementara MotoGP 2021: Francesco Bagnaia Geser Fabio Quartararo

Saat GP Portugal 2021, RC213V milik Pol mengalami masalah

Saat GP Spanyol, pihak Honda klaim ingin mencari solusi untuk masalah yang menahan mereka melesat di awal MotoGP 2021. Marquez sendiri memiliki dua versi sasis RC213V 2021 dan 2020.

Sementara untuk adiknya, Alex Marquez (LCR Castrol), Nakagami dan Marquez bertugas untuk menguji beberapa paket aerodinamika baru.

Pembalap bernomor 44 itu menyebut ia ingin mengungkap masalah apa yang terjadi di motornya. Namun, ia sendiri tidak mengetahui di mana penyebabnya.

Frustasi besar Pol sejauh ini di Honda adalah dirinya tidak bisa mengetahui di mana letak kesalahannya. Itu pun jika ada yang menuding bila kegagalan timnya murni kesalahannya.

“Saya tidak tahu apakah dari motor, diri saya, paket yang saya gunakan, gaya balap atau sistek elektronik. Jujur saya tidak tahu sama sekali. Kami juga memakai paket-paket yang berbeda. Pembalap lain juga berbeda, jadi sulit untuk mengetahui mana yang sudah memberikan hasil positif dan mana yang belum. Jadi, lihat saja apakah kami mampu mengubah situasi menjadi lebih baik. Karena menurut saya, kini kami terlalu individualis dan seperti bukan satu grup lagi. Jika berlanjut, ini tidak baik untuk tim,” tutup Pol.