Hyundai Motor Indonesia (HMID) Jawab Keluhan Soal Dasbor Dan Door Trim Stargazer

Hyundai Motor Indonesia (HMID) Jawab Keluhan Soal Dasbor dan Door Trim Stargazer Dasbor Hyundai Stargazer (KabarOto/Kipli)

KabarOto.com - Hyundai Motor Indonesia (HMID) memasarkan Stargazer untuk bermain di kelas LMPV Tanah Air. Melawan rival-rivalnya, mobil tersebut disematkan berbagai fitur seperti Advanced Driver Assistance System (ADAS) dan BlueLink.

Terlepas dari hal tersebut, ada beberapa pihak mengeluhkan soal dasbor dan door trim level yang dianggap mengganggu pandangan pengemudi.

Baca Juga: Ratusan Hyundai Stargazer Sudah Dipesan Perusahaan, Bakal Jadi Taksi?

Pengemudi dengan tinggi badan 178 cm, jarak pandang masih aman

Pasalnya, bingkai dari layar entertainment dan ketinggian door trim dianggap terlalu tinggi, sehingga mengganggu pandangan ke depan dan samping (kiri-kanan) mobil. Hal tersebut berlaku untuk tinggi rata-rata orang Indonesia di 170-an cm.

Assistant Manager of Product Planning PT Hyundai Motors Indonesia, Bonar Pakpahan angkat bicara soal hal ini. "Sebenarnya kami dan Hyundai pusat buat desain seperti ini, untuk meminimalisir pergerakan bola mata, jadi pengemudi bisa lebih fokus dengan pandangan kedepan selama menyetir," ujarnya.

Baca Juga: Menjajal Performa Hyundai Stargazer Sejauh 109 Km, Bagaimana Rasanya?

Menurut Bonar, panggilan akrabnya, desain dasbor tersebut juga telah disematkan pada Hyundai Creta dan Palisade generasi awal. "Saya juga masih mendalami, mengapa ketika dipakai di Stargazer baru di ekspos, padahal desainnya sama dengan yang digunakan di Palisade dan Creta," kata Bonar.

Hal tersebut, ditanggapi positif oleh pihak HMID, dengan mengatakan hal itu merupakan masukkan yang sangat baik dari konsumen dan para wartawan. "Ini tentunya jadi feedback yang berguna untuk pengembangan kami selanjutnya. Kami benar-benar mengapresiasi setiap masukkan yang bermanfaat," tutupnya.