Ibrahim Budidana Dominasi Kelas Retro 2000 Max Pakai Toyota Corolla DX 'Pindah Agama'

Ibrahim Budidana Dominasi Kelas Retro 2000 Max Pakai Toyota Corolla DX 'Pindah Agama'

KabarOto.com - Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM) 2020 kembali digelar hari Minggu (30/08) di Sirkuit Internasional Sentul, Jawa Barat. Meski sebagian pembalap ada yang tak mengikuti balapan tersebut, mereka yang haus balap terlihat gaspol pada hari itu.

Contohnya saja Ibrahim Budidana yang menggunakan Toyota Corolla DX dengan mesin yang tak lazim, yakni K20A atau mesin Honda Civic Type R maupun Integra Type R. Tak hanya 1 mobil, putranya, Ismail Ekadana juga turun balap dengan Corolla DX kembaran ayahnya namun dengan mesin berbeda.

Pria yang akrab disapa Ekadana balap dengan mesin F20C milik Honda S2000, sedangkan mobil yang turun di kelas Mercedes-Benz One Make Race Championship (MOMRC) SC4 Spirit miliknya dipasang mesin M111 dengan spesifikasi 4 silinder. Duet ayah dan anak ini memang jadi salah satu pembalap dengan mesin nyentrik tiap ajang ISSOM berlangsung.

Baca Juga: Awali Balap Perdana Di ISSOM 2020, Datsun Jakarta Racing Team Dominasi Kelas Retro 1600 SOHC

"Sayangnya, DX di kelas Super Retro saya terpaksa tak ikut saat race day karena waktu di kelas Super Touring Car Race karter oli mentok kerb dan tekanannya langsung drop," ujar pembalap berkacamata itu saat diwawancarai KabarOto (01/09).

Berbanding terbalik dengan sang anak, Ibrahim Budidana justru tancap gas meninggalkan lawan-lawannya dan menempati posisi terbaik di kelas Retro 2000 Max dengan catatan waktu 1 menit 57,044 detik.

Hal tersebut sekaligus membawa Ibrahim Budidana mencatatkan waktu tercepat di kelas Indonesia Retro Race dari total 18 pembalap termasuk 3 yang gagal start saat race day. Dan, 1 pembalap yang gagal menyelesaikan total 8 putaran di sirkuit tersebut.

"Semoga race berikutnya semua mobil kami bisa ikut dengan kondisi prima, dan tak ada 'drama' lagi seperti seri ini. Masih bersyukur karena perdana, saya di balap MOMRC pakai mobil yang baru saja adaptasi ini masih bisa menyabet posisi ketiga," tutup pemukim kawasan Bekasi, Jawa Barat itu. Ditunggu duet mautnya lagi, Sob!