ICEMOD Batal Digelar, Ratusan Mobil Terlantar Di Pelataran ICE BSD

ICEMOD Batal Digelar, Ratusan Mobil Terlantar di Pelataran ICE BSD Mobil tidak bisa loading di pelataran ICE BSD (Foto: Rizki Fitrianto/KO)

KabarOto.com - Indonesia Car Enthusiast and Modification (ICEMOD) batal diselenggarakan. Rencananya, acara yang sedianya sebagai wadah kreativitas ini digelar selama dua hari pada Sabtu dan Minggu (14-15/09) besok. Namun nahas, pada (13/09) pukul 18.00 WIB mulai tercium berita buruk.

Batalnya penyelenggaraan ICEMOD awalnya diketahui dari belum lunasnya uang sewa gedung yang seharusnya dibayarkan oleh pihak penyelenggara. Dimana kekurangan biayanya mencapai Rp 1 Miliar, padahal para peserta sudah membayar biaya registrasi untuk tenant.

"Saya ini termasuk kolaborasi mengumpulkan kendaraan yang akan di display total ada 105 mobil. Tapi yang registrasi lewat saya akan tanggung jawab, saya juga nggak menyangka hal ini jadi sesuatu yang minus sekali. Buat teman-teman saya mohon maaf, mohon ampun, karena saya juga tidak menyangka," ungkap Helmi selaku Koordinator Kumbar Kedai Built-up.

Baca juga: Bengkel Spesial Kaki-kaki Mobil Ini Dari Pagi Sudah Didatangi Pelanggan

Sementara sampai pukul 21.00 WIB sesuai dengan dijanjikan, pihak panitia belum memberikan pernyataan untuk tanggung jawab atau kompensasi.

Ratusan kendaraan mulai dari mobil klasik, balap hingga mewah terlihat terlantar di pelataran ICE BSD City karena tidak bisa loading. Tidak hanya datang dari Jabodetabek, peserta dari luar kota seperti Solo, Tasikmalaya, dan sebagainya juga sudah sampai di lokasi.

Bahkan terdapat tiga truk yang membawa peralatan panggung, diketahui sudah dua hari menginap di lokasi karena belum diizinkan untuk pemasangan.

"Kalo mikir kerugian uang sudah nggak bisa dihitung, karena orang-orang yang saya ajak dan undang itu menyiapkan mobil mereka jauh-jauh hari. Saya lebih mikir ke nama baik," tambah Helmi.

Kejadian ini begitu disayangkan karena sudah terdengar di dunia. Pasalnya pegiat otomotif mancanegara yaitu SpeedHunters turut hadir di acara ini, mereka merupakan yang ditunggu baik oleh para peserta maupun pengunjung.

Baca juga: Nih, Resep Simpel Tapi Jitu Bikin Kaki-kaki Berumur Panjang

Senada dengan Helmi, Bei Budiono selaku pecinta mobil klasik turut sedih dan malu dengan adanya kejadian ini. Menurutnya tidak hanya nama baik pribadi tercoreng.

"Saya sudah bawa 27 mobil dari pagi. Yang malu nggak cuma saya, nama baik Indonesia, otomotif Indonesia ini kan jadi tercoreng namanya," ungkapnya.