Ini Alasan Kia Masih Enggan Naikkan Harga Mobil Di Indonesia

Ini Alasan Kia Masih Enggan Naikkan Harga Mobil di Indonesia Kia Mobil Indonesia (Deni/KO)

KabarOto.com - Mobil dengan harga terjangkau masih menjadi pilihan utama masyarakat di Indonesia. Hal tersebut pun dimanfaatkan para pabrikan mobil yang berkiprah di tanah air untuk menjajakan mobil-mobil dengan harga yang cenderung murah untuk bisa lebih diserap pasar domestik.

PT Kia Mobil Indonesia (KMI) contohnya, di mana agen pemegang merek (APM) Kia di Indonesia tersebut diketahui memang memasarkan jajaran produk yang bisa dibilang cukup kompetitif di Indonesia. Selama satu tahun belakangan pun Kia masih enggan untuk menaikkan harga jajaran produk mereka yang dipasarkan di Indonesia, terkecuali karena Bea Balik Nama (BBN).

Baca juga: Menerka Sosok Konsumen Kia Grand Sedona Diesel

"Hingga saat ini kita masih menahan, sampai tahun 2018 pun kita belum menaikkan harga produk-produk kita. Karena jika kita naikkan dampaknya ke konsumen ngga sanggup beli, jadinya produk tidak laku," jelas Harry Yanto, General Manager Business Development PT KMI saat berbincang dengan KabarOto di Jakarta, Rabu (18/7/2018).

Selain itu, Harry menambahkan, untuk harga memang kita tidak naik. Tapi tentunya untuk konsumen yang ingin membeli mobil ini ada penyesuaian pajak BBN.

Kia Grand Sedona

Menurut Harry strategi untuk tidak menaikkan harga dinilai dapat mendorong konsumen untuk dapat beralih ke jajaran produk Kia. "Pertimbangannya itu, konsumen yang ingin membeli mobil di segmen yang sama, namun dengan harga yang jauh lebih mahal, akhirnya bisa beralih ke produk kami," imbuhnya.

Sekadar informasi, performa penjualan KMI sepanjang tahun 2017 lalu sangat menurun, dengan total penjualan hanya sebanyak 837 unit mobil. Sementara di semester pertama tahun 2018, baru mengumpulkan angka penjualan sebesar 122 unit, dengan penguasaan pangsa pasar sebesar 0,02%.

Angka tersebut mengalami penurunan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2017 lalu dengan total penjualan sebanyak 543 unit.

Adapun kontribusi penjualan Kia di tahun ini masih ditopang oleh All New Kia Rio di segmen hatchback dengan penjualan 38 unit, diikuti Grand Sedona di segmen MPV sebanyak 24 unit, serta Sportage GT Ultimate di segmen SUV sebanyak 10 unit. Nah, yang cukup baik penjualan segmen pikap yang dihuni oleh Big-Up (K2700) masih mampu terjual 50 unit.