Ini Beberapa Poin Cek Mobil Yang Lama Tidak Digunakan

Ini Beberapa Poin Cek Mobil yang Lama Tidak Digunakan

KabarOto.com - Pandemik Covid-19 yang belum selesai dan pemberlakuan PPKM yang terus diperpanjang membuat kita jadi lebih banyak berkegiatan di rumah. Akibatnya mobil yang biasanya kita gunakan untuk aktivitas sehari-hari, sekarang lebih sering nganggur di garasi.

Walaupun jarang dipakai mobil harus tetap dirawat Sob, agar kondisi mobil tetap awet dan aman untuk dikendarai ketika PPKM sudah mulai longgar di beberapa daerah seperti sekarang.

Perhatikan Kebersihan Interior Mobil

Selain diselimuti debu dan kotoran, mobil yang terparkir lama di garasi juga rentan dihinggapi binatang seperti semut, serangga dan kecoa. Untuk itu, ketika membersihkan mobil perlu diperhatikan juga kebersihan interiornya dengan cara menyedot debu dari jok dan karpet, mengelap bagian dasbor dan mengelap bagian door trim dengan kain yang lembut.

"Jika dibersihkan secara berkala, maka interior mobil akan terbebas dari sebu, kotoran, binatang dan pastinya bau yang tak sedap. Jangan lupa juga untuk memakai air freshener agar mobil tetap harum," ujar Sokhimi, Service Advisor Astrido Daihatsu Serpong.

Baca juga: Tips Menyetel Lampu Mobil Sobat KabarOto Dengan Mudah Di Rumah

Kaca Mobil yang Dibiarkan Berdebu akan Menimbulkan Jamur

Debu yang menempel pada kaca mobil kalau dibiarkan begitu saja akan menyebabkan tumbuhnya jamur pada permukaan kaca mobil. Karena itu, membersihkan kaca mobil secara berkala sangat penting untuk kebersihan mobil.

"Pakailah sabun dan lap yang lembut agar tidak merusak permukaan kaca. Jangan lupa, selain kaca mobil, wiper juga harus dibersihkan secara berkala agar tetap berfungsi dengan baik," tandasnya.

Memanaskan Mobil untuk Mencegah Overheating

Memanaskan mobil merupakan hal yang penting tapi sering terlewatkan. Mesin dalam mobil yang terparkir lama cenderung menjadi aus karena oli tidak melumasi komponennya dengan baik. "Dalam jangka panjang, mobil yang tidak dipanaskan akan mengakibatkan kebocoran kompresi dan berlanjut kepada overheating. Sebaiknya memanaskan seminggu sekali untuk menghindari kendala khususnya kompresi yang bocor," jelas Sokhimi.

Pastikan Ban Mobil Memiliki Tekanan Angin yang Cukup

Mengabaikan ban, akan membuat kempes dan mobil tidak dapat digunakan. Periksa kembali tekanan angin untuk menghindari ban bocor.

Walaupun dalam masa PPKM, ban harus tetap dalam kondisi aman jika sewaktu-waktu mobil diperlukan, dan menghindari flat spot pada ban.

Baca juga: Bikers Jangan Gegabah Terobos Hujan, Ini Tipsnya

Pastikan Mobil Terparkir di Lokasi yang Aman

Membiarkan mobil terparkir di garasi bukan berarti tanpa risiko. Tambahkan kunci stir, alarm mobil dan gembok pada pagar rumah. Mobil yang diparkir di luar rumah biasanya memiliki risiko lebih tinggi, tidak hanya dari segi keamanan tapi juga resiko kerusakan cat dan bodi mobil yang terkena panas dan hujan, pakailah penutup mobil agar terlindungi.

Mencabut Kabel Negatif Pada Aki untuk Menghindari Risiko Aki yang Melemah

Kebanyakan orang membiarkan aki terpasang saat mobil terparkir lama, tanpa disadari hal ini dapat membuat aki menjadi melemah karena tidak ter-charge dengan sempurna. Cabut kabel negatif pada aki, dengan begitu aki tidak akan menjadi lemah dan mobil juga terhindar dari risiko berbahaya.