KabarOto.com - Pengereman menjadi parts paling krusial dalam keselamatan ketika mengemudikan kendaraan bermotor. Fungsinya tentu saja untuk membantu deselerasi atau perlambatan kendaraan. Era modern ini, ada berbagai jenis kampas rem yang terbuat dari material berbeda, contohnya kampas rem ceramic.
Rem yang bekerja dengan baik sangat dibutuhkan, terutama saat menghadapi lampu merah, jalan menurun, atau memasuki persimpangan. Pada sepeda motor, terdapat dua jenis sistem pengereman, yaitu rem cakram dan rem tromol.
Baca Juga: Cara Efektif 'Lepas' dari Operasi Kepolisian Patuh Jaya
Kampas Tipe Ceramic
"Kampas rem memiliki beberapa varian, sekarang ada tipe General CT atau yang kita kenal dengan bahan ceramic, memiliki ketahanan panas mencapai 400 derajat celcius," kata Rachmat Dwinata, selaku Bendix Representative.
Adapun kampas rem ceramic dilengkapi dengan teknologi Hybrid Fusion pergabungan antara Stealth Advanced Technology, Ceramic Technology, Blue Titanium Stripe dan Fibre Impregnated Rubber Steel Shims.
"Blue Titanium Stripe, menjadikan rem tidak perlu masa break-in atau inreyen, sehingga membuat rem lebih cepat pakem dari pertama kali dipasang pada injakan ke-2," katanya.
Baca Juga: Cara Rifat Sungkar Bentuk Sang Anak El Mayka Jadi 'Monster Balap'
Batas Aman Penggunaan Kampas Rem
Ia mewanti, untuk memastikan ketebalan kampas minimal kurang lebih 2 mm, periksa kondisi cakram agar tidak baret atau bergelombang, dan waspadai suara berdecit yang menandakan kampas sudah habis.
"Untuk range Harga sendiri yang ceramic konvensional ada di banderol Rp300-700 ribu untuk sepasang tergantung jenis mobilnya, dengan perawatan yang tepat, sistem pengereman akan selalu dalam kondisi optimal, memberikan rasa aman dan nyaman selama perjalanan," tutupnya.

