Ini Data Penjualan Chevrolet Tahun 2019 Hingga Bulan September

Ini Data Penjualan Chevrolet Tahun 2019 Hingga Bulan September

KabarOto.com – Setelah sebelumnya merek asal Amerika Serikat, Ford memutuskan pergi dari Indonesia pada 2016 lalu. Kini giliran Chevrolet ikut memutuskan menghentikan penjualannya tahun depan, tepatnya Maret 2020.

"Di Indonesia, kami tidak memiliki segmen pasar otomotif yang dapat memberikan keuntungan berkesinambungan. Faktor-faktor ini juga membuat kegiatan-kegiatan operasional kami menjadi semakin terpengaruh oleh faktor-faktor yang lebih luas di Indonesia, seperti pelemahan harga komoditas dan tekanan mata uang asing," ujar Hector Villarreal, President GM Asia Tenggara.

Persaingan dengan merek lain memang menjadi salah satu faktor paling kuat menyerahnya Chevrolet di Indonesia. Namun sebenarnya penjualan retail Chevrolet terbilang cukup banyak selama tahun 2019 hingga bulan September.

Baca Juga : Tidak Menguntungkan, Chevrolet Akan Hentikan Penjualan Mobil Di Indonesia

Tercatat dari data Gaikindo, model Trax berhasil terjual sebanyak 551 unit, padahal sektor crossover yang bisa dibilang juga menyasar ke arah MPV ini cukup diminati loh di Indonesia.

Rival sekelas seperti Daihatsu Terios, Toyota Rush, dan Honda BR-V, terbilang cukup ketinggalan dilihat dari sektor performa mesin dan fiturnya. Namun, kembali lagi dari soal harga Trax jauh lebih tinggi.

Lalu Trailblazer berhasil terjual sebanyak 253 unit hingga periode 2019, diikuti dengan double cabin Chevrolet Colorado dengan 119 unit. Dan anak paling bontot yakni Spark laku sebanyak 44 unit saja, memang untuk kelas City Car persaingan sangat berat dengan rival seperti Honda Jazz, dan Toyota Yaris.

Baca Juga : Perjalanan SUV Chevrolet Dari Masa Ke Masa

Total penjualan retail selama periode Januari hingga September 2019, Chevrolet mampu menjual sebanyak total 1.237 unit, hasil ini diatas kertas lebih baik ketimbang Mini, Volkswagen, bahkan Hyundai sekalipun.

Tapi apa boleh buat, keputusan sudah dikonfirmasi oleh pihak GM, Indonesia kehilangan lagi 1 merek mobil asal Amerika Serikat dan memiliki kualitas serta performa yang baik.

Tapi para pemilik Chevrolet tidak usah khawatir kok, sebab layanan purna jual tetap berjalan seperti biasa. Hanya penjualannya saja yang sudah dihentikan.

“Para pemilik Chevrolet juga dapat memastikan bahwa kami akan tetap mengakui keberlakuan seluruh jaminan kendaraan dan memberikan layanan purna jual. Kami akan tetap melayani setiap pelanggan untuk perawatan dan perbaikan kendaraan Chevrolet mereka di outlet resmi kami di seluruh Indonesia,” kata Villareal.

Oleh karena itu buat Sobat KabarOto yang sudah punya Chevrolet, disimpan baik-baik karena bisa jadi barang langka di Indonesia, sekaligus sayang juga kalau dijual kembali pasti berdampak pada harganya turun jauh di pasaran.