Ini Dia Pekerjaan Rumah Terbesar Repsol Honda Di MotoGP 2018

Ini Dia Pekerjaan Rumah Terbesar Repsol Honda di MotoGP 2018 Team Principal Repsol Honda, Livio Suppo. (istimewa)

KabarOto.com - Motor Honda masih kalah cepat dibandingkan dengan Ducati di lintasan basah. Oleh karenanya, Team Principal Repsol Honda, Livio Suppo, menilai hal itu merupakan pekerjaan rumah yang harus segera dicari solusinya sebelum gelaran MotoGP 2018.

Suppo melontarkan komentar tersebut setelah berkaca dari hasil balapan MotoGP Malaysia yang berlangsung di Sirkuit Sepang akhir pekan lalu. Pebalap andalan Repsol Honda, Marc Marquez, hanya mampu finish di posisi keempat.

Baca Juga:

Di sisi lain, Ducati tampil digdaya di Sepang. Pebalap Andrea Dovizioso meraih podium utama. Sementara itu, Jorge Lorenzo menempati posisi kedua.

"Ducati jelas lebih kuat daripada kami saat hujan. Kami harus mengubah hal ini pada masa mendatang," ujar Suppo seperti dinukil dari Speedweek, Sabtu (4/11/2017).

"Saat hujan mulai turun sesaat sebelum balapan, kami tahu bakal kesulitan, karena Marc dan Dani (Pedrosa) tak senang saat FP2 berlangsung basah. Marc memilih ban medium. Targetnya adalah menghindari kesalahan besar karena Dovi sangat cepat. Dia melakukan pekerjaan luar biasa dan memastikan hasil terbaik bagi kami," dia menambahkan.

Gelar juara dunia MotoGP 2017 akan ditentukan pada seri terakhir yang berlangsung di Valencia 12 November nanti. Marc Marquez butuh finish minimal di posisi ke-11 untuk mengunci gelar juara dunia.

"Kami tahu tak mudah mendapatkan titel di Sepang. Tapi, setelah balapan kami tetap senang. Tentu saja pacuan juara dunia belum berakhir dan kami harus tetap fokus," demikian Suppo.