KabarOto.com - Morris Mini Van lansiran 1961 tampil berbeda setelah mendapat sentuhan modifikasi yang mengubah karakter aslinya menjadi sebuah pikap mungil dengan kabin tambahan.
Dijuluki Mini Double Cabin, mobil milik Owen ini memadukan konsep kendaraan klasik Inggris, desain bodi bergaya custom, serta kombinasi delapan warna yang terinspirasi dari Mini Paul Smith.
Baca Juga: Serba Serbi Kendaraan Elektrifikasi dari Morris Garage (MG) Motor di Indonesia
Gagasan utamanya adalah mengubah Morris Mini Van menjadi mobil dengan konsep Extended Cab, lengkap dengan bak belakang, body kit custom, dan kombinasi warna yang terinspirasi dari Mini Paul Smith,
ujar Owen.
Proyek modifikasi ini tidak hanya mengubah tampilan eksterior, tetapi juga mencakup interior, mesin, hingga sektor kaki-kaki. Seluruh proses pembangunannya membutuhkan waktu sekitar satu tahun dengan pengerjaan yang dipercayakan kepada QQ Mini Morris, spesialis mobil Morris Mini.
Basis yang digunakan adalah Morris Mini Van tahun 1961. Kendaraan yang awalnya dirancang sebagai van tersebut kemudian dirombak menjadi model Extended Cab, lengkap dengan kabin tambahan dan bak di bagian belakang.
Konsep ini membuat Mini Double Cabin memiliki karakter yang berbeda dari Morris Mini pada umumnya. Dimensinya yang kompak berpadu dengan fungsi bak belakang, sementara berbagai komponen custom membuat tampilannya semakin menonjol.
Terinspirasi dari Kahn Design dan Mini Paul Smith
Pada bagian eksterior, Mini Double Cabin mendapatkan body kit custom buatan QQ Mini Morris. Desainnya terinspirasi dari A. Kahn Design, tuner asal Inggris yang dikenal melalui modifikasi kendaraan dengan karakter visual yang khas.
Paket tersebut mencakup spoiler dan overfender depan maupun belakang. Bentuk bodi juga mengalami perubahan untuk mengakomodasi kabin tambahan serta bak pikap di belakang.
Sementara itu, bagian depan mengandalkan lampu utama dan fog lamp SEV Marchal asal Prancis dengan ciri khas cahaya berwarna kuning. Terdapat pula grille Innocenti Mini asal Italia, bumper model Mini Clubman, towing IDSN, serta hood scoop yang terinspirasi dari Mini RSP.
Perubahan berlanjut ke bagian samping melalui penggunaan kaca pintu milik Innocenti Mini yang dilengkapi quarter window. Detail lainnya meliputi door handle DSN dan sunroof yang diambil dari Mini ERA Turbo, model yang diproduksi dalam jumlah terbatas sebanyak 436 unit.
Baca Juga: Spesifikasi Morris Minor 1000 Traveler, Oplet 'Si Doel Anak Sekolahan' Rano Karno
Pada bagian belakang, mobil ini menggunakan pintu bak milik Mini Pickup yang dipadukan dengan bumper model split.
Salah satu daya tarik utama Mini Double Cabin adalah perpaduan warna pada bodinya. Cat tersebut mengombinasikan delapan warna, yakni abu-abu, biru, merah muda, merah, cokelat, beige, hijau tua, dan muda, dengan material cat Glasurit.
Kombinasi tersebut terinspirasi dari Mini Paul Smith, edisi khusus yang dikenal melalui pendekatan desain warna-warni. Penerapannya pada Mini Double Cabin memberikan identitas visual yang berbeda tanpa menghilangkan karakter dasar mobil klasik tersebut.
Pelek Watanabe dan Interior Multicolor
Sektor kaki-kaki turut mendapat perhatian melalui penggunaan pelek RS Watanabe berdiameter 10 inci. Pelek tersebut memiliki lebar 6 inci di bagian depan dan 6,5 inci di belakang, serta dibalut ban Yokohama Advan Nova berukuran 165/70 R10.
Masuk ke kabin, interior Mini Double Cabin mendapatkan pelapis ulang berbahan kulit. Panel instrumen dan glovebox turut dihiasi jahitan multicolor yang menyesuaikan tema eksterior.
Untuk meningkatkan kenyamanan dan karakter sporty, mobil ini menggunakan jok Recaro LX, setir aftermarket, serta quickshifter KAD.
Berbagai aksesori DSN juga terpasang di kabin, mulai dari pedal, pull handle, inner opening handle, window winder, hingga door lock surround.
Mesin A-Series 1.275 cc Ikut Dimodifikasi
Tidak hanya mengandalkan tampilan, sektor performa juga mendapat sejumlah ubahan. Mini Double Cabin menggunakan mesin A-Series berkapasitas 1.275 cc dengan sistem injeksi yang telah dimodifikasi.
Sejumlah komponen yang digunakan meliputi piston Omega, camshaft HT, roller rocker, dan flywheel MBD. Sistem pembuangan juga mendapat header serta knalpot ganda RC40.
Selain itu, terdapat sejumlah komponen pendukung dari DSN, seperti thermostat housing, engine steady bar, dan oil filler cap.
Pada sektor kaki-kaki, mobil ini menggunakan shockbreaker KYB AGX serta camber kit KAD untuk bagian depan dan belakang.
“Untuk mesinnya, Morris Mini ini menggunakan A-Series 1.275 cc injeksi yang sudah dimodifikasi dengan sejumlah komponen aftermarket. Makanya mobil ini waktu saya coba di tol mampu mencapai kecepatan hingga 170 kpj,” ujar Owen.
Kombinasi ubahan tersebut memperlihatkan bahwa proyek Mini Double Cabin tidak sekadar mengejar tampilan unik, tetapi juga memperhatikan detail teknis dan pemilihan komponen.
Baca Juga: Intip Sejarah Singkat Morris Garage (MG) di Dunia Otomotif
Proses pengerjaan Mini Double Cabin memerlukan waktu sekitar satu tahun hingga seluruh modifikasi selesai. Waktu tersebut mencakup perubahan bentuk bodi, pemasangan komponen custom, pengecatan, pengerjaan interior, serta penyesuaian sektor mekanis.