Isuzu Bagi 3 Kategori Hadapi Euro 4

Isuzu Bagi 3 Kategori Hadapi Euro 4 Isuzu Traga

KabarOto.com - Pemerintah akan mewajibkan kendaraan bermesin diesl sudah beralih Euro 4. Hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017.

Pemerintah menilai, penerapan Euro 4 ini sangat baik jika diterapkan di Indonesia. Lalu seberapa siap industri kendaraan bermotor yang memproduksi kendaraan diesel menerapkan aturan tersebut?

Tonton Eko, General Manager Product Development PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menjelaskan, bahwa IAMI menyatakan kesiapannya.

Baca Juga: Implementasi Emisi Euro 4 Ditunda, Isuzu Atur Peluncuran MU-X Dan Traga

Kesiapannya menurut dia, terbagi dalam 3 kategori, yaitu produk, layanan aftersales yaitu service dan spareparts, dan fasilitas pendukung seperti karoseri dan leasing partner.

"Perubahan landscape bisnis dengan penerapan EURO4 akan berpengaruh besar ke industri secara keseluruhan,” jelas Tonton, Rabu (28/4/2021).

Untuk produk, Isuzu sudah membawa teknologi commonrail di Indonesia sejak tahun 2011 di truk Isuzu Giga. Tahun 2018 pada truk Isuzu Elf NMR81. Teknologi Commonrail ini, nantinya akan digunakan saat implemantasi kebijakan EURO4 dilakukan pada April 2022.

Untuk layanan aftersales, Isuzu sudah lebih dulu menggunakan teknologi commonrail sejak tahun 2011 membuat tenaga dan sumber daya mekanik lebih siap. Begitu juga dengan spareparts.

Isuzu saat ini sudah memiliki 139 unit Bengkel Isuzu Berjalan (BIB), 2.403 partshop, dan 45 Bengkel Mitra Isuzu (BMI). Untuk fasilitas pendukung seperti karoseri dan leasing partner, mereka sudah menjalin kerjasama dengan karoseri partner.

Baca Juga: Isuzu Buka Suara Soal Akusisi UD Trucks Dari Volvo Group

“Kami akan membantu dari sisi APM agar proses transformasi dari Euro 2 ke Euro 4 lebih lancar," tambahnya. Karoseri menurut dia, juga harus melakukan investasi terkait dengan SKRB. Untuk leasing partner, Isuzu menurut Tonton telah memiliki 6 pilihan official leasing partner, sehingga dia memastikan konsumen tidak perlu khawatir.