KabarOto.com - Ajang Bangkok International Motor Show ke-47 dimanfaatkan Isuzu untuk menegaskan ambisinya di pasar otomotif Asia Tenggara.
Dari total 15 model yang dipamerkan, mulai dari Isuzu D-Max hingga Isuzu MU-X, sorotan utama justru tertuju pada satu prototipe ekstrem.
Model tersebut adalah Isuzu Challenge Thailand 2026 Racing Car, pikap balap berbasis Isuzu D-Max Spacecab yang dikembangkan khusus untuk kompetisi "Isuzu Challenge Thailand 2026". Mobil ini menjadi representasi evolusi DNA motorsport Isuzu ke level lebih buas.
Bodi Hasil Garapan Tera Engineering
Ubahan paling mencolok terlihat pada eksterior. Desainnya kini mengarah ke gaya balap GT dengan pendekatan aerodinamika ekstrem hasil garapan Tera Engineering.
Body kit agresif, fender melebar, diffuser, hingga spoiler belakang adjustable dirancang untuk meningkatkan downforce dan stabilitas saat kecepatan tinggi.
Sektor kaki-kaki juga mendapat perhatian serius. Suspensi Penske 2-way dipadukan dengan pegas daun khusus kompetisi untuk menunjang handling presisi.
Pelek forged 18 inci digunakan, dengan tambahan Aerodisc di roda belakang guna mengurangi turbulensi udara. Ban yang dipakai adalah Toyo Proxes Sport 2 ukuran 275/40 R18.
Performa pengereman didukung sistem Neotech Evo-R dengan cakram 360 mm, dipadukan kaliper 6-piston di depan dan 4-piston di belakang, serta kampas rem performa tinggi.
Baca Juga: Denza D9 Terbaru Punya Interior yang Makin "Hedon", Baris Kedua Dimanjakan
Interior Balap Standar FIA
Masuk ke kabin, nuansa standar dihilangkan sepenuhnya. Interior difokuskan pada aspek keselamatan dan kebutuhan balap, dengan roll cage berstandar FIA, sistem pemadam api otomatis, serta jaring pengaman.
Di kokpit, terdapat setir balap dan sistem telemetri canggih. Teknologi ini memungkinkan pemantauan data kendaraan dan kondisi pengemudi secara real-time, sekaligus menjadi inovasi baru dalam ajang one make race di Thailand.
Di sektor dapur pacu, mesin diesel 2.200 cc Ddi Maxforce telah dirombak untuk kebutuhan balap. Tenaganya mencapai 285 dk dengan torsi 507 Nm, disalurkan melalui kopling performa tinggi dan limited-slip differential.
Baca Juga: BAIC BJ40 Pro REEV akan Masuk Indonesia Menjadi BJ41, Meluncur di GJAW 2026?