Jalur Pengalihan Fungsional di Jembatan Kali Kenteng Aman Dilalui

Deni F Siahaan
Deni F Siahaan 11 Jun 2018 - 10:30
Jalur Pengalihan Fungsional di Jembatan Kali Kenteng Aman Dilalui
Jembatan Kali Kenteng (Waskita)

KabarOto.com - Jelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H, masyarakat yang ingin kembali ke kampung halaman terlihat semakin meningkat pada beberapa hari terakhir. Salah satu upaya untuk mengurai kepadatan, jalur fungsional di beberapa jalan tol milik anak perusahaan Jasa Marga pun mulai dioperasikan sejak beberapa hari terakhir dan berlangsung lancar.

Meski demikian memang kepadatan terpantau di beberapa titik yang diberlakukan pengalihan keluar dari trase jalan tol fungsional, antara lain di Ruas Fungsional Salatiga-Kartasura di sekitar Jembatan Kali Kenteng. Di mana karena pengerjaan jembatan masih dalam tahap konstruksi, maka pengguna jalan tol sementara melewati bagian bawah jembatan, melalui jalur yang dilapis perkerasan lean concrete.

Baca juga: 112 Ribu Kendaraan Diprediksi Bakal Meninggalkan Jakarta Hari Ini

Pada titik tersebut, terpantau pada hari Sabtu (9/6/2018) sempat terjadi antrian sepanjang 1 km, karena pengguna jalan harus menyesuaikan kecepatan saat menuruni dan mendaki jalur elevasi.

Jasa Marga mengimbau pengguna jalan memastikan kondisi mesin dalam kondisi prima saat melalui Ruas Fungsional Salatiga Kartasura, khususnya sekitar Jembatan Kali Kenteng, dan memastikan kehati-hatian berkendara. Disisi lain PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) memastikan bahwa kondisi jalur fungsional di Kali Kenteng aman untuk dilewati.

Jembatan Kali Kenteng
Jembatan Kali Kenteng (Waskita)

David Wijayatno, Direktur Utama PT Jasa Marga Ngawi Solo mengatakan, "Hari pertama pemberlakuan jalur fungsional di Jembatan Kali Kenteng tercatat 4.200 kendaraan sedangkan di hari kedua terpantau 5.780 kendaraan. Selama dua hari beroperasi tercatat 10 kendaraan mengalami mogok," ujarnya.

Jalur fungsional sepanjang 600 meter di Kali Kenteng tersebut telah dilengkapi dengan pagar pengaman, tolo-tolo dan moveable concrete barrier (MCB) untuk membantu pengguna jalan dalam melewati titik dengan sudut elevasi maksimal 7,24 derajat tersebut. Disiapkan pula derek di lokasi untuk kondisi darurat.

Di GT Salatiga yg menuju Jalan Tol Fungsional Salatiga-Kartasura, PT JSN juga melakukan filterisasi terhadap kendaraan yang masuk. Kendaraan pikap dan kendaraan tua yang sarat muatan diminta berputar dan keluar di Tingkir.

Bagi pengguna jalan yang ingin menggunakan alternatif diluar Ruas Fungsional, diimbau keluar exit Gerbang Tol (GT) Salatiga dan melanjutkan perjalanan melalui jalur arteri kota Boyolali menuju Solo. Lalu masuk ke kembali ke Ruas Fungsional Tol di Jalan Tol Solo-Ngawi melalui akses GT Colomadu.

Editor : deni