Jangan Abaikan, Ini Komponen Motor yang Rentan Rusak Saat Musim Hujan

Kipli
Kipli
Jumat, 20 Februari 2026
Jangan Abaikan, Ini Komponen Motor yang Rentan Rusak Saat Musim Hujan

Bagian Motor yang Krusial Harus Dirawat Saat Musim Hujan. (Foto: DAM)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Berkendara di musim penghujan sering kali membuat kita sulit menghindari basah karena air hujan, bagi pengendara maupun sepeda motor. Menurut ahlinya, kondisi ini dapat mempercepat kerusakan komponen, terutama bagian logam yang rentan terhadap karat.

Merawat sepeda motor di musim hujan membutuhkan perhatian ekstra. Air hujan yang bersifat asam dapat memicu korosi pada logam serta berpotensi mengganggu komponen kelistrikan. Oleh karena itu, perawatan yang tepat sangat penting agar performa dan keamanan berkendara tetap optimal.

Baca Juga: Kata Siapa Moge Enggak Bisa Dipakai untuk Harian? Simak Tips Ini

"Perawatan sepeda motor di musim hujan bukan hanya soal menjaga tampilan tetap bersih, tetapi juga memastikan setiap komponen berfungsi dengan baik demi keselamatan berkendara. Pemeriksaan sederhana yang dilakukan secara rutin dapat mencegah kerusakan lebih besar dan menjaga performa motor tetap prima dalam segala kondisi cuaca,” ujar Jamroni, selaku Technical Training Facilitator PT Daya Adicipta Motora.

Bahaya Air Hujan Bagi Sepeda Motor

Air hujan yang menempel pada bagian logam dapat menyebabkan korosi. Setelah kehujanan, segera cuci motor dengan air bersih untuk menghilangkan lumpur dan sisa asam, lalu keringkan untuk mencegah bercak air (water spot) maupun karat.

Air hujan dapat melunturkan pelumas rantai sehingga rantai menjadi kering dan mudah berkarat. Bersihkan rantai secara rutin dan gunakan pelumas yang sesuai, seperti oli SAE 80–90, agar rantai dan gear tetap awet serta tarikan motor tetap ringan.

Baca Juga: Tips Memosisikan Wiper Saat Mencuci Kaca Mobil, Bisa Dicoba di Rumah

"Debu dan air yang masuk ke area CVT dapat menyebabkan belt selip dan menimbulkan bunyi berdecit. Pastikan lubang pembuangan air pada cover crankcase CVT tidak tersumbat agar air tidak mengendap di dalamnya," katanya.

Jalanan basah cenderung licin. Pastikan alur ban (tread) masih tebal agar mampu membuang air dengan baik. Jaga tekanan angin sesuai standar pada buku manual Honda agar traksi ban terhadap aspal tetap maksimal.

Rem dapat terasa kurang pakem saat basah. Bersihkan piringan cakram dan kampas rem dari pasir atau kotoran yang menempel untuk mencegah kerusakan serta menjaga performa pengereman tetap optimal.

Pastikan seluruh lampu berfungsi dengan baik dan busi dalam kondisi kering. Hindari menyemprotkan air bertekanan tinggi ke komponen kelistrikan seperti kabel, lampu, speedometer, dan soket kabel agar tidak terjadi korsleting atau kerusakan.

Tags:

#Tips Motor #Tips Hujan #Tips Bikers

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan