Jeep Grand Commander Dapat Penyegaran Di Tiongkok

Jeep Grand Commander dapat Penyegaran di Tiongkok

KabarOto.com - Beberapa minggu setelah Commander 2022 diluncurkan untuk Amerika Selatan, Jeep meluncurkan Grand Commander facelift untuk pasar Tiongkok di Chengdu Auto Show 2021.

Jeep Grand Commander awalnya diluncurkan pada 2018 sebagai SUV 7-seater yang tersedia secara eksklusif di pasar Tiongkok, dengan versi plug-in hybrid menyusul pada 2019. Walau modelnya masih relatif baru, Jeep memutuskan sudah waktunya untuk melakukan penyegaran.

Baca Juga : Ini Yang Bikin Pengiriman Jeep Wrangler Dan Gladiator Ke Indonesia Tertunda

Perubahan paling terlihat di Grand Commander yang baru, dapat dilhat di bagian depan di mana lampu depan terlihat lebih besar dan modern, desainnya pun futuristik karen mengusung full LED. Begitu juga gril tujuh lubang ciri khas Jeep tampak lebih tegas, serta bumper didesain ulang dengan lekukan lebih sporty dan tegas, panjangnya pun sedikit bertambah jadi 4.895 mm.

Di bagian belakang, rangkaian lampu kini diperpanjang ke arah tengah dengan grafis LED yang mirip dengan SUV Ultra Premium Grand Wagoneer. Ada juga emblem Grand Commander di tengah grill belakang. Serta bumper belakang juga sedikit unik berkat disematkan semacam knalpot dekoratif, namun posisi sidikit keatas, dan terdapat diffuser demi menambah kesan gagahnya.

Grand Commander tersedia mesin 2.000 cc turbocharged menghasilkan 234 dk berpenggerak FWD atau 265 dk untuk varian AWD. Pembeli di Tiongkok juga dapat memilih versi PHEV yang hadir dengan mesin 2.000 cc sama ditambah dua motor listrik dan baterai 13 kWh memungkinkan jangkauan gabungan 900 km. Semua versi hadir dalam gearbox otomatis sembilan percepatan.

Baca Juga : Profil Jeep Gladiator 2021

Di Tiongkok sendiri harga berkisar dari 239.800 hingga 329.800 Yuan atau Rp 525 juta hingga 725 jutaan untuk Grand Commander yang ditenagai ICE, dan mulai dari 309.800 Yuan atau Rp 680 jutaan untuk Grand Commander PHEV.