Jonathan Rea: Sulit Bagi Saya Pindah Ke MotoGP

Jonathan Rea: Sulit bagi Saya Pindah ke MotoGP Jonathan Rea (Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images Europe)

KabarOto.com- Kontrak Jonathan Rea yang tinggal menyisakan seahun lagi bersama tim Kawasaki Racing menimbulkan rumor panas. Menurut spekulasi yang beredar, Rea digosipkan bakal mengakhiri kariernya di World Superbike (WSBK) demi hijrah ke ajang MotoGP. Namun rumor itu langsung dibantah juara dunia tiga kali World Superbike tersebut.

Menurut pembalap berusia 31 tahun itu, pindah ke ajang balap motor Grand Prix itu merupakan keputusan yang konyol. "Menurut saya, jujur, akan sangat sulit pindah ke sana. Saya tidak merasa ada kemungkinan melompat kepada hal yang terasa mengasyikkan," ungkapnya dilansir Autosport, Selasa (3/4/2018).

"Jika saya ke MotoGP, saya ingin berada pada peralatan terbaik yang tersedia. Saya tiga kali juara dunia di Superbike, tidak ada lagi yang perlu dibuktikan. "Untuk pergi ke sana dan mengukur diri melawan pembalap terbaik di dunia, saya ingin melakukannya dengan motor terbaik. Tetapi sejujurnya, saya tidak merasa akan mendapatkan kesempatan.

Jonathan Rea saat berstatus rider Repsol Honda pada ajang MotoGP 2012 (Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images)

Baca Juga: Jonathan Rea Raih Penghargaan Torrens Trophy

"Di Superbike, saya memilikinya bersama Kawasaki. Kami punya motor hebat yang bisa membuat saya menang dan bertarung demi kejuaraan. Saya terlibat dengan pabrikan dalam hal pengembangan, dan dari sudut pandang pemasaran, itu sangat bagus. 13 Balapan semusim juga cocok bagi saya."

Sambil menekankan, pihak manajemen akan mengeksplorasi semua kemungkinan, Rea pun bersikeras, bahwa bersaing di MotoGP tidak pernah menjadi aspirasi khususnya.

Jonathan Rea saat berstatus rider Repsol Honda pada ajang MotoGP 2012 (Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images)

Baca Juga: Hasil World Superbike Thailand: Jonathan Rea Raih Podium Pertama

"Ketika opsi datang dengan cara saya, mereka harus mencentang semua daftar keinginan, atau saya tidak tertarik. Ini bukan kesempatan terakhir hanya untuk berada di sana," terangnya.

"Ini bukan ambisi saya sejak kecil. Saya hanya ingin mengendarai motor, mencoba dan menang. Saya merasa usia 31 tahun di MotoGP, membuat saya tidak akan mendapatkan kesempatan.Tetapi kami akan menunggu dan melihat."

Rea sempat merasakan sensasi balapan di ajang MotoGP pada tahun 2012. Kala itu, ia berstatus sebagai pembalap Repsol Honda (cadangan) dengan menjalani dua balapan menggantikan peran Casey Stoner.

Jonathan Rea saat berstatus rider Repsol Honda pada ajang MotoGP 2012 (Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images)