Kecelakaan Horor MotoGP Catalunya 2026, Rider MotoGP Syok

Kusnadi Chahyono
Kusnadi Chahyono
Senin, 18 Mei 2026
Kecelakaan Horor MotoGP Catalunya 2026, Rider MotoGP Syok

Pedro Acosta (#37) dan Alex Marquez (#73)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Jalannya balapan utama MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit de Barcelona-Catalunya berubah menjadi drama penuh ketegangan. Akibat dua insiden besar yang memicu bendera merah (red flag), balapan terpaksa dipangkas menjadi hanya 12 lap, sama seperti durasi Sprint Race.

Tekanan mental dan fisik menguji para pembalap setelah harus menghadapi tiga kali prosedur start ulang. Fokus utama akhir pekan ini pun bergeser dari sekadar perebutan podium menjadi kekhawatiran mendalam atas kondisi para pembalap yang terlibat kecelakaan.

Insiden bermula pada lap ke-12 ketika motor KTM milik Pedro Acosta tiba-tiba melambat di lintasan lurus menjelang Tikungan 10 karena kendala teknis. Acosta sempat mengangkat tangan untuk memberi sinyal, namun posisi Alex Marquez yang terlalu dekat dan dalam kecepatan tinggi membuatnya tidak mampu menghindar.

Baca Juga: Hasil Sprint Race MotoGP Catalunya 2026: Duel Sengit Alex Marquez dan Pedro Acosta

Setelah menghantam bagian belakang motor Acosta, Alex mengalami highside parah dan tubuhnya terpental ke area rumput hingga membentur dinding pembatas. Kecelakaan ini menjadi sangat mengerikan karena roda motor Alex yang terlepas sempat memantul kembali ke tengah trek dan menghantam motor Fabio Di Giannantonio hingga memicu red flag pertama.

Alex Marquez usai ditangani dokter di Hospital General de Catalunya

Informasi dari pihak Gresini Racing bahwa Alex Marquez mengalami patah tulang selangka sebelah kanan. Pihak tim medis mengonfirmasi bahwa ia langsung menjalani operasi di Hospital General de Catalunya untuk menstabilkan tulang tersebut dengan pemasangan plat (plate).

Pembalap asal Spanyol ini juga didiagnosis mengalami fraktur marginal (retakan kecil) pada tulang belakang leher bagian ketujuh (cervical vertebra 7). Berdasarkan diagnosis awal, cedera pada leher ini untungnya tidak memerlukan tindakan bedah atau operasi, namun tim medis menjadwalkan evaluasi lebih lanjut yang komprehensif pada minggu depan.

Insiden paling parah melibatkan pembalap LCR Honda, Johann Zarco, pada fase awal start kedua. Pembalap asal Prancis tersebut langsung dilarikan ke Hospital Universitari General de Catalunya di Sant Cugat.

Berdasarkan pemeriksaan medis, Zarco didiagnosis mengalami cedera serius pada ligamen krusiat anterior dan posterior (ACL/PCL), kerusakan meniskus medial, serta retak kecil pada tulang fibula di area pergelangan kaki.

Kecelakaan tragis ini mengguncang mentalitas para pembalap di dalam paddock. Fabio Quartararo dari Monster Energy Yamaha mengaku merinding saat melihat dampak dari tabrakan tersebut di area tikungan.

"Sulit hari ini, terutama pada balapan kedua. Saya mencoba menghindari melihat layar TV, tetapi ketika Anda melewati Tikungan 10 dan melihat Alex Marquez terkapar di tanah seperti itu, Anda tidak punya gairah untuk memulai ulang balapan. Saya merinding, ban dan motor beterbangan... Itu tidak mudah, tapi itu bagian dari pekerjaan kami," ungkap Quartararo.

Rekan setimnya, Alex Rins, juga mengekspresikan rasa syok yang sama. Baginya, urusan balapan langsung menjadi nomor dua ketika keselamatan sesama pembalap terancam.

Motor Alex Marquez yang terbang tak terkendali, serpihannya merusak motor Fabio Di Giannantonio

"Ketika hal seperti ini terjadi, bagi saya, balapan menjadi sekadar prioritas kedua. Saat melihat Alex Marquez di lintasan, hati saya hancur. Saya sangat terpukul. Saya mencoba menarik napas dalam-dalam di dalam garasi, karena melihat seorang rekan terjatuh bukanlah hal yang menyenangkan. Bagaimanapun, kami semua adalah manusia," kata Rins secara emosional.

"Hari yang sangat berat hari ini. Pertama-tama saya ingin mendoakan yang terbaik untuk Alex Marquez dan Johann Zarco, kondisi mereka adalah hal terpenting. Hasil di lintasan sebenarnya menunjukkan potensi saya dan motor ini. Penalti tersebut sangat disayangkan, tetapi itu tidak menghilangkan kecepatan yang sudah kami tunjukkan di atas trek," pungkas Mir.

Baca Juga: Hasil MotoGP Catalunya 2026: Diggia Menang Dramatis, Acosta Gagal Finis

Rider andalan Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, mengakui bahwa balapan tersebut berjalan sangat mengerikan dan penuh penderitaan bagi timnya.

"Pertama-tama, saya berharap Alex Marquez dan Johann Zarco baik-baik saja. Kecelakaan Alex sangat menakutkan, dengan beberapa bagian motor berterbangan dan mengenai beberapa pembalap, termasuk saya, meskipun saya berada lebih jauh di belakang. Insiden Zarco juga, sayangnya, merupakan kecelakaan yang besar. Secara keseluruhan ini adalah akhir pekan yang penuh penderitaan bagi kami," ungkap Bezzecchi.

Setelah akhir pekan yang melelahkan ini, para pembalap dijadwalkan langsung menjalani sesi tes resmi pasca-balapan di sirkuit yang sama pada hari Senin.

Tags:

#MotoGP Catalunya 2026 #MotoGP 2026 #Johann Zarco #Alex Marquez #Marco Bezzecchi #Gresini Racing MotoGP
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan