Keluhan Pengguna Vespa Ke Bengkel Resmi, Ini Tanggapan Piaggio Indonesia

Keluhan Pengguna Vespa ke Bengkel Resmi, Ini Tanggapan Piaggio Indonesia

KabarOto.com - Mayoritas diler yang dimiliki PT Piaggio Indonesia (PID) menawarkan sales, service, spare parts atau yang biasa disebut diler 3S. Konsumen dapat membeli, melakukan perawatan dan pergantian suku cadang Vespa modern.

Seperti yang diketahui, banyak pengguna motor merek lain yang menggunakan jasa bengkel umum untuk melakukan servis rutin hingga perbaikannya.

Alasannya beragam, mulai dari faktor harga dan servis yang diberikan.

Salah satu konsumen loyal PT Piaggio Indonesia bilang, "Sebagian orang menganggap beres (bengkel resmi) itu mahal, om," ujar kolektor Vespa limited dan special edition itu pada KabarOto.

Ia melanjutkan bahwa pola pikir konsumen Vespa itu memang tak sepenuhnya benar, Sebagian orang berpikir jika tidak langsung interaksi dengan mekanik itu kebanyakan diganti komponen ini dan itu,

“SOP-nya terkesan 'menyeramkan' untuk biaya di bengkel resmi, padahal pada dasarnya SOP yang diterapkan itu bagus," ujar penggeber Vespa GTS 300 Super Tech HPE itu.

Baca Juga: Penyakit Piaggio Zip Ini, Obatnya Spare Parts Yamaha Mio

Ia sendiri memilih untuk menyambangi kedua jenis bengkel tersebut, tergantung kerusakannya juga, jika masih bisa di kerjakan oleh bengkel non-resmi maka motor pun akan ke bengkel non-resmi.

Menanggapi hal tersebut PR & Communication PT Piaggio Indonesia, Robby Gozal angkat bicara, "Tentunya SOP kami sesuai dengan protokol. Jika ada kerusakan dan perlu diganti, konsumen akan diberi tahu oleh Service Advisor kami. Selebihnya konsumen berhak untuk pilih apakah mau diganti atau tidak," ujarnya ketika diwawancarai KabarOto (22/09).

Robby menambahkan bahwa tidak dibenarkan mekanik Piaggio langsung ganti komponen atau suku cadang tanpa konfirmasi terlebih dahulu.

“Kami juga tidak menyarankan jika komponen atau suku cdang yang sudah rusak masih dipertahankan atau 'diakali' karena sangat berisiko terhadap keselamatan dan kenyamanan konsumen," tutupnya.