Kembangkan E-AMMDes, Kemenperin Gandeng Kampus Dan Perusahaan Swasta

Kembangkan e-AMMDes, Kemenperin Gandeng Kampus dan Perusahaan Swasta e-AMMDes (KO/Edo)

KabarOto.com - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perindustrian, saat ini tengah melakukan kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung, Astra Otoparts, dan PT. Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI) untuk mendorong program pengembangan lanjutan Alat Mekanis Multiguna Pedesaan berbasis tenaga listrik (e-AMMDes).

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Harjanto mengatakan, kerjasama ini dinilai sebagai langkah awal, menuju kemandirian industri dalam negeri di masa mendatang, khususnya mengenai penguasaan teknologi kendaraan elektrik.

Baca Juga: Serunya Menjajal Mobil Serbaguna AMMDes Bertenaga Listrik

"Kendaraan e-AMMDes ini sudah diciptakan dengan menggunakan teknologi elektrik. Namun masih ada beberapa hal teknis yang harus dikembangkan," kata Harjanto saat rangkaian kegiatan Indonesia Electric Motor Show 2019 akhir pekan lalu.

Pengisian daya listrik

Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa secara keseluruhan kendaraan e-AMMDes ini sudah diujicobakan, dan hasilnya ternyata cukup dapat diandalkan karena dilengkapi dengan konsep power charging.

Selain akan memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional, program e-AMMDes ini juga dinilai dapat membuka peluang bagi pelaku industri komponen di dalam negeri, untuk menguasai kemampuan bidang penelitian dan pengembangan (R&D), terutama hal rancang bangun dan teknologi desain.

Terus dilakukan pengembangan

"Apalagi, pemerintah telah memfasilitasi pemberian super tax deduction hingga 300% bagi perusahaan yang menciptakan inovasi dari hasil litbangnya. Jadi, industri 4.0 itu tidak hanya dalam proses produksi, melainkan juga di seluruh rantai nilai industri sehingga melahirkan produk yang lebih baik" ujarnya.

Baca Juga: AMMdes Akan Dikembangkan Lagi, Bisa Melintas Di Jalan Aspal

Sebagai alat kerja yang multiguna, e-AMMDes juga dirancang dengan fungsi beragam, misalnya menjadi alat transportasi untuk mobilisasi hasil-hasil pertanian dari desa ke kota, serta fungsi alat produksi untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan ekonomi di pedesaan yang lebih efisien dan ramah lingkungan.