Keren! Begini Ssangyong Musso Peninggalan Ayah Nikita Mirzani Setelah Dimodifikasi

Keren! Begini Ssangyong Musso Peninggalan Ayah Nikita Mirzani Setelah Dimodifikasi foto: Detail Box

KabarOto.com – Sudah empat bulan semenjak projek modifikasi mobil Ssangyong Musso peninggalan Almarhum Ayah Nikita Mirzani dimulai. Kini, mobil tersebut sudah selesai dan hasilnya ciamik banget, kondisi yang cukup memperihatinkan sudah tidak terlihat sama sekali, berganti jadi aura gagah dan siap diajak off-road.

Sebenarnya Nikita ingin modifikasi ke aliran mewah dan elegan. "Teringat pesan almarhum, ingin memodifikasi bergaya seperti ini, tapi beliau keburu meninggal. Jadi modifikasi diteruskan oleh abang saya, Edwin, yang memang mengerti modifikasi."

Dibantu oleh Galih dari Detail Box, mobil lansiran 2002 ini dimodifikasi secara keseluruhan, tanpa mengubah bentuk aslinya. "Niki ingin gaya elegan, sementara Edwin mau tampilan gagah. Makanya saya kombinasi antara kesan gagah di luar dengan gaya elegan di interior," papar Galih.

Baca juga: Profil - Mercedes-Benz AMG G63

Eksteriornya, warna menggunakan perpaduan hijau tua, dan hitam di bagian aksesorinya. Menggunakan Raptor, cat khusus dengan permukaan kasar, yang bertujuan memiliki daya tahan tinggi dan anti-baret. Cat jenis ini banyak digunakan pada mobil off-road, agar tak mudah baret saat terkena ranting atau kerikil.

Baca Juga : Toyota Hilux Mako, Hiu Darat Pelahap Jalur Off-road

Dilengkapi pula aksesori ala mobil off-road misalnya saja bumper depan ARB orisinal, tapi dikustom dari peruntukan Mitsubishi Triton. "Sebab aslinya ARB tidak membuat khusus untuk SUV berbodi bongsor ini. Jadi lebar dan panjangnya kita sesuaikan," sambung Galih lagi. Lalu sisi samping terdapat foot step yang merangkap jadi side bar, juga dipasang towing bar di bagian belakang.

Sebagai pelengkap, disematkan winch merek Warn yang biasa digunakan oleh para pehobi off-road. Sistem penerangan lampu utama dikustom retrofit jadi model proyektor, ditambahkan lagi lampu tembak lansiran PIAA dan LED bar di atas atap.

"Sementara lampu belakang hanya pergantian dengan mika model smoke, ini juga menambah aura gagah di eksterior," ujar pria berpostur ramping ini. Serta karena memang sering dipakai kemping, terdapat roofrack Thule Canyon 859XT buatan Swedia.

Soal kaki-kaki, pelek diganti aftermarket merek American Off Road Wheel ukuran 17 inci warna hitam dihiasi beadlock look. Dibalut ban GT Radial Savero Komodo M/T Plus ukuran 265/70, ban ini katanya menjadi favorit almarhum Ayah tercinta loh, memang cocok disandingkan dengan hasil modifikasinya. Keren!

Interior yang tadinya sudah rusak, sekarang jadi mewah lagi, kali ini menyesuaikan keinginan Niki yang mau gaya elegan. Pihak Juno Leather menggunakan bahan perpaduan kulit dan suede warna coklat tua agar kesan mewah masih bisa dirasakan.

Serta beberapa panel warna cerah dicat jadi hitam dan wood panel direstorasi jadi sedikit lebih gelap finishing doff. Ditambah karpet Diablo 360 full motif diamond, dan pedal dipercantik cover alumunium.

Baca Juga : Vespa Racing Sixties Ada 2 Model Di Indonesia, Ini Harganya!

Pengemudi dan penumpang pun dimanjakan dengan adanya akses smart key dan push start stop button. Lalu head unit diganti memakai Pioneer model baru SPH-T20BT, dimana keunikkannya dapat dilepas dan dijadikan seperti tablet smartphone biasa.

Di belakang juga ada 2 headrest monitor individual, untuk menonton film terpisah melalui DVD atau USB, dan termasuk head phone jack agar tidak mengganggu satu sama lain. Audionya, digarap full oleh Venom baik speaker, amplifier, dan subwoofer, demi menghasilkan lantunan suara lebih dinamis.

Mengomentari Ssangyong Musso sudah jadi, Edwin, sang kakak Nikita Mirzani, awalnya ingin mengganti jok kabin. "Mobil disuruh Niki ke bengkel temennya di Cilandak. Gak taunya, mobil disuruh tinggal, mau dimodifikasi total."

Baca juga: Tak Cuma Modifikasi DuelL AG, Ini Mini Cooper S R53 Liberty Walk Pertama Di Indonesia

Selain karena ingin mewujudkan keinginan almarhum ayah, bagi Edwin, Ssangyong Musso yang kini sudah berusia 18 tahun ini punya sejarah melindungi dirinya dari insiden tabrakan. "Buat saya, ini mobil kuat banget secara struktur bodi. Pernah dua kali kecelakaan, alhamdulillah selamat tanpa cidera dan mobil enggak mengalami kerusakan major."

Menuturkan kepada KabarOto, Sabtu (3/10), bahwa yang dikagumi adalah mesin 2.300 cc turbo diesel. "Pas sehat ngebetot banget tarikannya. Sekarang alhamdulillah sudah balik lagi performa awalnya."

Edwin mewakili Nikita, mengucapkan terima kasih atas keterlibatan Detail Box selaku konseptor, eksekutor dan pengawas lapangan modifikasi Ssangyong Musso. Seperti Pioneer, Raptor Indonesia, Roma Autosport, Juno Leather, Venom Indonesia, Ottoban, GT Radial, Iceberg Window Film, Diablo Luxury Carpet 360, Banteng Mas, dan Modifikasi Digital.