Kia Bangkit Lagi, Tahun 2020 Akan Punya 33 Jaringan Pelayanan Di Indonesia

Kia Bangkit Lagi, Tahun 2020 akan Punya 33 Jaringan Pelayanan di Indonesia Kia Rio (Kia)

KabarOto.com - Setelah ditunjuk sebagai agen resmi produk Kia di Tanah Air sejak Mei 2019 lalu, PT Kreta Indo Artha (KIA) berkomitmen untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna mobil Kia, melalui jaringan aftersales service dan ketersediaan suku cadang.

"Saat ini distribusi yang terdiri dari 24 jaringan penjualan dan purna jual Kia di Indonesia, telah resmi menyatakan dukungan dan kesiapan mereka untuk bekerja sama dengan PT Kreta Indo Artha (KIA)," ujar Andrew Nasuri, selaku Presiden Direktur PT Kreta Indo Artha.

Baca Juga: Test Drive KIA Grand Sedona, Cita Rasa MPV Premium Asal Korea

Salah satu bentuknya komitmennya adalah dengan menyediakan Kia Guard24 Road Assistance, dan memberikan 5 tahun garansi dengan kilometer yang tidak terbatas serta free jasa service 50.000 km atau 4 tahun.

PT Kreta Indo Artha (KIA)
Akan perkuat jaringan penjualan

"Kami akan memanfaatkan pengetahuan, keahlian dan pengalaman yang kami peroleh dari pengalaman puluhan tahun dalam industri otomotif. Dengan upaya tanpa henti, Kia tumbuh menjadi salah satu merek otomotif yang diminati di Indonesia," lanjut Andrew.

Menariknya, PT KIA berencana menguatkan dan menambah jaringan layanan aftersales yang saat ini fokus pada Jabodetabek dan kota-kota besar lain di Indonesia.

"Seperti Surabaya, Malang, Medan, Palembang, Jogja, Solo dan Semarang dan tidak menutup kemungkinan di daerah lain di luar Jawa dan Sumatra," jelas Andrew.

Baca Juga: Mengintip Spesifikasi Mobil Balap Listrik Hyundai Veloster N ETCR

Sampai akhir tahun 2019 ini Kia telah memiliki jaringan resmi tersebut di beberapa kota besar di Indonesia. Yaitu 6 Diler di Jakarta, 6 di Jawa Barat, 5 di Banten, 1 buah diler di Yogyakarta, 4 di Jawa Timur, dan masing-masing satu buah di Bali, Sumatera Utara, serta Sumatera Selatan.

"Dan pada tahun 2020, rencananya jaringan penjualan dan pelayanan purna jual Kia di Seluruh Indonesia akan dikembangkan menjadi 33 lokasi," pungkas Andrew.