Kimi Antonelli Gagal Podium F1 Spanyol 2026 Akibat Masalah Ini

Kusnadi Chahyono
Kusnadi Chahyono
Senin, 15 Juni 2026
Kimi Antonelli Gagal Podium F1 Spanyol 2026 Akibat Masalah Ini

Kimi Antonelli dan George Russell saat perebutan posisi dua di F1 Spanyol 2026

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Balapan utama F1 Spanyol 2026 menyisakan awan mendung di garasi Mercedes-Benz. Sang pembalap muda, Kimi Antonelli, terpaksa menelan pil pahit setelah gagal mengamankan podium kedua yang sudah berada di depan mata.

Memulai balapan dari posisi ketiga, pembalap asal Italia ini tampil sangat agresif sebelum akhirnya dihantam masalah teknis yang memaksanya menyudahi balapan prematur tepat empat putaran sebelum menyentuh garis finis.

Di bawa Tekanan Lewis Hamilton

Sepanjang jalannya balapan sebanyak 66 lap tersebut, duet Mercedes sejatinya berada di bawah tekanan konstan dari Lewis Hamilton (Ferrari) dan Lando Norris (McLaren). Menggunakan strategi dua kali pemberhentian (two-stop strategy) dengan kombinasi ban Medium-Hard-Hard, Antonelli dan rekan setimnya, George Russell, berjuang keras mempertahankan posisi terdepan.

Kimi Antonelli
Kimi Antonelli

Baca Juga: Klasemen Sementara usai F1 Barcelona-Catalunya 2026: Kimi Antonelli Tetap Pimpin Perolehan Nilai

Momentum krusial terjadi di fase akhir balapan ketika Antonelli sukses melakukan manuver apik untuk menyalip Russell demi mengamankan posisi kedua di lintasan.

Sayangnya, kegembiraan tersebut hanya bertahan sesaat karena mobil Mercedes milik Antonelli mendadak mengalami mati total pada sistem kelistrikan (electrical shutdown). Insiden dramatis ini memaksa Antonelli menepikan mobilnya dan merelakan posisi kedua kembali direbut oleh Russell.

Sementara itu, Hamilton yang diuntungkan oleh periode Virtual Safety Car (VSC) sukses melakukan pit stop terakhir yang efisien dan melesat mulus mengunci podium kemenangan di Barcelona.

Sangat mengecewakan harus menyudahi balapan dari posisi kedua, tetapi hal-hal seperti ini memang bisa terjadi dalam dunia balap,

ungkap Kimi Antonelli dengan nada tegar seusai balapan.

Pembalap muda ini menyoroti aspek reliabilitas mobil yang belakangan menjadi pekerjaan rumah besar bagi timnya, mengingat George Russell juga sempat mengalami kendala serupa pada seri sebelumnya di Kanada.

"Ini adalah poin berharga lainnya yang hilang, tetapi kita harus ingat bahwa ini adalah tahun pertama dari regulasi baru dan kami semua belajar dengan cepat," tambahnya.

Kimi Antonelli
Kimi Antonelli memberikan selamat kepada Lewis Hamilton yang menang perdana bersama tim Scuderia Ferrari

Meskipun terpukul dengan hasil minor tersebut, Antonelli menunjukkan kedewasaannya dengan memberikan apresiasi tinggi kepada sang mantan juara dunia yang memenangi balapan.

"Selamat untuk Lewis atas kemenangannya hari ini. Dia adalah pembalap hebat dan telah banyak membantu dalam perjalanan karier saya sejauh ini. Saya senang melihatnya berada di atas sana lagi karena dia sangat layak mendapatkannya," tutur Antonelli dengan sportif.

Komentar Toto Wolff

Kekecewaan senada juga diungkapkan oleh CEO & Team Principal Mercedes, Toto Wolff, yang menyesalkan hilangnya poin-poin krusial dalam perebutan gelar juara dunia akibat masalah ketahanan mobil.

Sangat mengecewakan bahwa kami kembali mengalami masalah reliabilitas yang merugikan banyak poin hari ini. Kami tahu bahwa kami harus memperbaiki hal ini jika ingin bertarung memperebutkan kedua gelar juara dunia,

tegas Wolff.

Ia menambahkan bahwa tim akan bekerja keras karena menyadari filosofi dasar balapan: untuk bisa finis pertama, pertama-tama Anda harus bisa menyentuh garis finis.

Baca Juga: Charles Leclerc Crash di Q3 F1 Spanyol 2026, akan Maksimalkan SF-26

Dari sisi teknis, Andrew Shovlin selaku Trackside Engineering Director Mercedes menjelaskan bahwa timnya memang sedikit kekurangan kecepatan murni untuk bisa mengendalikan jalannya balapan dari kejaran Ferrari dan McLaren. Keputusan bertahan pada strategi dua kali stop awalnya diambil demi mempertahankan posisi di lintasan (track position).

Namun, kombinasi penurunan ritme performa saat menggunakan ban Hard serta interaksi strategi akibat VSC akhirnya membuat skenario balapan berbalik menguntungkan Hamilton.

Kendati gagal membawa pulang poin penuh dari Spanyol, Antonelli masih beruntung karena posisinya di puncak klasemen sementara pembalap F1 2026 belum tergoyahkan, meski kini jaraknya terpangkas menjadi 41 poin dari kejaran Hamilton.

Kami akan bekerja keras untuk memahami mengapa mobil Kimi mati dan sekaligus mencari tahu di bagian mana kami bisa meningkatkan kecepatan, karena pada akhirnya, kami kekurangan pace (kecepatan murni) untuk mengendalikan balapan dan itulah yang membuat kami kehilangan kemenangan,

ujar Andrew Shovlin.

Sementara di klasemen konstruktor, Mercedes masih memimpin dengan keunggulan 72 poin. Tim panah perak ini kini memiliki waktu jeda selama satu minggu untuk mengevaluasi total masalah elektrikal tersebut sebelum kembali mengaspal pada seri balapan ganda selanjutnya di Austria akhir bulan ini.

Tags:

#F1 Spanyol 2026 #Kimi Antonelli #Toto Wolff #Andrew Shovlin #F1 2026

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan