KabarOto.com - Sesi kualifikasi Formula 1 Spanyol 2026, Sabtu, (13/6), menyisakan kekecewaan mendalam bagi Charles Leclerc. Pembalap andalan Scuderia Ferrari HP tersebut terpaksa menyudahi babak kualifikasi pamungkas (Q3) lebih awal setelah mengalami kecelakaan tunggal yang cukup keras.
Insiden yang terjadi di awal fase penentuan tersebut membuat mobil SF-26 milik Leclerc mengalami kerusakan, sekaligus memaksa pengawas balapan mengibarkan bendera merah (red flag) guna menghentikan sesi sementara waktu.
Petaka Flying Lap
Petaka bagi Leclerc bermula saat dirinya melakukan flying lap pertamanya di Q3 di bawah kondisi cuaca panas dengan suhu lintasan mencapai 51°C. Ketika memasuki Tikungan 4, pembalap asal Monako ini mencoba membawa kecepatan mobil lebih tinggi demi mengamankan catatan waktu terbaik.
Baca Juga: Russell Raih Pole F1 Spanyol 2026, Hamilton Tempel Ketat
Sial bagi Leclerc, mobilnya sedikit melebar ke bagian lintasan yang kotor, kehilangan daya cengkeram di bagian roda belakang (lose the rear), hingga akhirnya melintir tak terkendali dan menghantam dinding pembatas sirkuit dengan keras.
Seusai sesi kualifikasi, Leclerc secara ksatria mengakui bahwa insiden tersebut murni merupakan kesalahannya dalam mengantisipasi batas kemampuan mobil di sirkuit Catalunya.
Saya mencoba membawa kecepatan lebih di Tikungan 4, tetapi kemudian saya masuk ke bagian lintasan yang kotor dan kehilangan kendali bagian belakang mobil,
ujar Charles Leclerc.
"Tidak banyak lagi yang bisa dikatakan, itu adalah murni kesalahan mengemudi (driving error)," sesal pembalap asal Monako ini.
Kendati sangat kecewa karena harus puas memulai balapan esok hari dari posisi kesepuluh, Leclerc tetap melihat adanya secercah harapan berkat paket peningkatan komponen (upgrade) besar yang dibawa Ferrari akhir pekan ini.
Performa kompetitif rekan setimnya, Lewis Hamilton, yang berhasil mengamankan posisi start kedua menjadi bukti nyata potensi besar mobil mereka.
"Saya pikir kami bisa tampil baik besok. Upgrade mobil ini merupakan langkah maju yang bagus dan saya akan menekan habis-habisan untuk memperbaiki posisi sebanyak mungkin," tambah Leclerc optimis.
Lepas momentum Emas Pole Position
Menanggapi hasil campur aduk yang dialami timnya, Team Principal Scuderia Ferrari HP, Fred Vasseur, mengaku memiliki perasaan yang beralih antara puas dan kecewa di dalam garasi.
Baca Juga: Bintang Muda F2 Bakal Ikut FP1 F1 Spanyol 2026, Intip Aturan dan Biayanya!
Di satu sisi, ia mengapresiasi kerja keras seluruh kru Maranello yang berhasil mendongkrak performa mobil melalui paket pembaruan sasis. Namun di sisi lain, Vasseur tidak menampik adanya kekecewaan mendalam atas nasib sial yang menimpa Leclerc di saat momentum emas meraih pole position sudah sangat terbuka lebar.
Tentu saja kami kecewa untuk Charles karena kami seharusnya bisa mengamankan hasil tim yang jauh lebih baik. Dia merasa memiliki apa yang dibutuhkan untuk meraih pole dan dia selalu berada di papan atas dalam setiap sesi. Dia hanya menekan sedikit terlalu keras,
ungkap Fred Vasseur hangat.
Kendati demikian, Vasseur menegaskan bahwa balapan utama sepanjang 66 putaran besok akan berjalan sangat panjang, di mana faktor manajemen degradasi ban yang tinggi akan membuka peluang besar bagi Leclerc untuk melakukan aksi comeback dan merangsek naik ke barisan depan.