Koleksi Pecinta Motor Klasik Ini Tak Perlu Orisinal Pabrik

Koleksi Pecinta Motor Klasik Ini Tak Perlu Orisinal Pabrik Kipli

KabarOto.com - Kolektor kendaraan klasik lazimnya suka dengan hal-hal berbau orisinal atau biasa disebut 'purist'. Hal tersebut wajar adanya karena mereka paham dengan nilai kendaraan yang akan semakin tinggi jika mempertahankan sisi orisinalitasnya.

Pernyataan tersebut ternyata dipatahkan oleh Noval Muharyansyah yang juga merupakan seorang kolektor motor antik. Pria tersebut beranggapan bahwa nilai tinggi tak hanya bisa didapatkan oleh kendaraan orisinal saja.

"Memang orisinal punya nilai yang tinggi, namun restorasi pun bisa juga punya nilai yang tinggi asal 'proper'. Artinya adalah parts yang terpasang di motor tersebut memang sesuai peruntukkan, jelas asal-usulnya dan punya segmentasinya sendiri," ujar Noval, sapaan akrabnya.

Baca juga: PT Piaggio Indonesia Jual Spare Parts Vespa Klasik

Menilik koleksi mantan pemilik bengkel motor gede Harley-Davidson itu, memang benar adanya, parts yang menempel di motor-motornya punya 'kelas' yang bisa dikatakan berbeda segmen dengan penganut orisinal. "Contohnya aksesori yang sederhana dan banyak yang paham yaitu metalplast, dop pelek Vigano yang asli, hingga tax holder orisinal," ujar juragan kontrakan itu.

Ia dan perkumpulannya pun lebih senang mengumpulkan pernak-pernik yang relatif jarang ditemukan di pasaran. Contohnya saja lampu sorot merek Lucas yang menempel di Vespa Sprint miliknya, atau tax holder dan spion metalplast yang bertengger di Vespa Special 90 'Darling' kesayangannya.

Banyak juga aksesori unik yang bisa ditemukan di garasi yang menyatu dengan usaha kuliner miliknya tersebut, contohnya pernak-pernik Mooneyes, die-cast dan aksesori Vespa lainnya.

Baca juga: VeSPA.pamulang, Cuci Skuter Vespa Antik Ala Detailing

"Barang-barang ini menurut saya termasuk bagian dari investasi juga. Awalnya istri yang tak paham hanya mengeluh, namun setelah tahu nilainya yang terus naik, akhirnya saya diizinkan untuk menjalani hobi ini haha," kekehnya.

Diakui, mendapatkannya pun memang tak mudah. Pemukim kawasan Kelapa Dua, Tangerang itu juga bilang kalau bermain klasik memang dibutuhkan ketelitian dan kesabaran ekstra. "Punya uang pun belum tentu ada barangnya, pas ada barangnya kadang belum tentu bisa langsung dibeli," kata penggeber Vespa Sprint berkelir jingga itu.

Nah, Sobat KabarOto yang punya motor klasik namun sudah tidak dalam kondisi orisinal, mungkin aliran restomod seperti ini layak untuk dipertimbangkan agar tampilannya makin berkelas! Coba deh simak galerinya di bawah ini.