KabarOto.com - Pasar mobil bekas di bulan Ramadan jelang Lebaran atau Idul Fitri dinilai masih tetap menjanjikan oleh pihak tertentu di tengah ramainya kehadiran beragam mobil baru.
Kebutuhan masyarakat akan adanya kendaraan pribadi yang terjangkau untuk keperluan mudik bersama keluarga besar, membuat mobil bekas menjadi sebuah pilihan menarik.
Meskipun demikian, konsumen masih menghadapi dilema klasik yaitu bagaimana memastikan mobil bekas yang dibeli benar-benar dalam kondisi prima dan tidak menimbulkan biaya perbaikan besar di kemudian hari. Kekhawatiran ini sering membuat calon pembeli ragu.
Baca Juga: Bus dan Truk Wajib Persiapkan Beberapa Hal Ini Jelang Lebaran

Pihaknya Program Garansi Otospector hingga 3 tahun. "Program yang diluncurkan pada Februari 2026 ini menjadi terobosan penting dalam industri mobil bekas, karena memberikan perkndungan jangka panjang yang sebelumnya hanya identik dengan mobil baru," ujar Jeffrey Andika, Co-Founder dan CEO Otospector.
Menurutnya, membeli mobil bekas harus sama amannya dengan membeli mobil baru. Dengan garansi hingga 3 tahun, pihaknya ingin menghadirkan standar baru dalam industri mobil bekas di Indonesia.
Baca Juga: Mudik Lebaran Pakai Motor? Ini Tips dari Instruktur Safety Riding

“Kami ingin setiap konsumen merasa yakin bahwa mobil bekas yang mereka pilih tetap memberikan rasa aman. Program Garansi Otospector hingga 3 tahun adalah bentuk nyata komitmen kami untuk melindungi konsumen mobil bekas dari risiko biaya perbaikan yang tidak terduga,” jelas Jeffrey.
Layanan ini meliputi perbaikan untuk kerusakan kendaraan akibat pemakaian, termasuk masalah mesin, transmisi, kebocoran oli, hingga risiko overheat. Adapun layanan darurat 24 jam untuk kondisi mendesak selama masa garansi.